Makna kata dan Makna Istilah

Artikel pendidikan ini berusaha menjelaskan tentang makna kata dan makna istilah. Diharapkan artikel pendidika singkat ini memberi pmahaman tentang  makna kata dan makna istilah  sehingga memberi referensi tambahan bagi penulis makalah pendidikan atau pegiat penelitian yang bertema  makna kata dan makna istilah .
————–  


Berdasarkan keumuman dan kekhususan bidang penggunaannya, terdapat makna kata (umum) dan makna istilah (khusus). Penggunaan secara umum maksudnya tidak dibatasi pada bidang tertentu. Sebaliknya pemakaian secara khsusus adalah penggunaan kata dalam bidang tertentu.
Dalam penggunaan secara umum, makna kata bersifat umum dan tidak spesfifik. Kata عامل misalnya dalam penggunaan secara umum mempunyai makna ‘yang melakukan/membuat sesuatu kegiatan, pekerja, atau aspek, unsur, dan faktor tertentu’, misalnya dalam contoh (14), (15), dan (16) berikut.

(14) أنا أشرب القهوة، و أنا عاملُ هذه القهوة.
(15) “غاتوت” عاملٌ في مصنع الأحذية.
(16) الجُهد عامل من عوامل النجاح.

Pada (14) عاملُ bermakna orang yang membuat, dalam hal ini adalah pembuat kopi. Pada (15) bermakna pekerja. Sebagai pekerja (عاملُ) di pabrik sepatu, Gatot tidak selalu berarti pembuat sepatunya. Maksudnya, Gatot mungkin bekerja sebagai satpam atau justru salah satu manajernya.

Adapun pada (16), عاملُ bermakna salah satu faktor. Dalam konteks kalimat (16), salah satu faktor (عاملُ) pendukung kesuksesan adalah kesungguhan. Pada ayat 195 surat Ali Imran dan ayat 135 surat Al-An`am yang ditampilkan dalam contoh (17) dan (18) juga terdapat kata عاملُ dengan makna umum atau digunakan secara umum.

(17) إنِّي لا أضِيعُ عَمَلَ عامِلٍ منكم مِن ذكرٍ أو أنثَى (آل عمران/195:3).
(18) قُل يا قَوم اعملُوا على مكانتكم إنِّي عامِل (الأنعام/135:6).

Makna kata عاملُ berbeda dalam penggunaan secara umum dan secara khusus atau dalam bidang tertentu, misalnya dalam bidang nahwu atau zakat. Dalam penggunaan secara khusus atau dalam bidang tertentu, kata عاملُ mempunyai arti yang jelas dan spesifik, meskipun tidak dimasukkan dalam kalimat. Dalam ilmu nahwu misalnya, kata عاملُ bermakna ‘suatu unsur lingual yang menyebabkan kondisi i`rab tertentu’. Adapun pada bidang zakat, bermakna ‘orang yang mengurusi zakat’. Pateda (2001) menyebut makna istilah dengan makna khsusus.

Contoh lain, sebagai istilah kata جمْع (jam`) mempunyai arti yang berbeda sesuai dengan bidang masing-masing. Di bidang bahasa, جمْع bermakna ‘bentuk kata yang acuannya lebih dari dua’. Adapun dalam bidang fiqh, bermakna ‘mengumpulkan atau menggabungkan dua shalat dalam satu waktu’. Berbeda dari keduanya, dalam bidang ilmu hitung, جمْع bermakna penjumlahan. Berikut ini contoh untuk masing-masing makna.

(19) العملماء جمع من العليم و العالمون جمع من العالم.
(20) أصلي في السفر الظهر والعصر جمعًا و قصرًا.
(21) أجادت بنتي الجمع و الطرح و لم تجد الضرب و التقسيم.

—————-
Demikian artikel singkat tentang  makna kata dan makna istilah. semoga memberi pengertian kepada para pembaca sekalian tentang  makna kata dan makna istilah. Apabila pembaca merasa memerlukan referensi tambahan untuk makalah pendidikan atau penelitian pendidikan anda, mohon kritik dan sarannya melalui komentar.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: