Arsip

SMK/MAK

BAB I
PELAKSANAAN
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

A. Pengertian Praktek Kerja Industri (Prakerin)
1. Prakerin adalah bagian dari Pendidikan Sistem Ganda (PSG) pada SMK. Prakerin merupakan bagian dari program bersama antara SMK dan Industri yang dilaksanakan di Dunia Usaha/Dunia Industri.
2. Program yang dilaksanakn di industri/perusahaan, meliputi :
a. Praktek dasar kejuruan, dapat dilaksanakan sebagian di sekolah dan sebagian lainnya di industri. Praktek dasar kejuruan dapat dilaksanakan di industri apabila industri pasangan memiliki fasilitas pelatihan di industrinya. Ababila industri memilliki sepenuhnya dilaksanakn di sekolah.
b. Praktek keahlian produktif dilaksanakan di industri dalam bentuk “On the Job Training”, berbentuk kegiatan mengerjakan pekerjaan produksi atau jasa (pekerjaan yang sesungguhnya) di industri atau perusahaan.
c. Pengaturan program a, b harus disepakati pada awal program oleh kedua pihak.

B. Landasan
1. Undang-Undang No. 2 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Kepmendikbud No. 0490/U/1992, tentang Sekolah Menengah Kejuruan
3. Kepmendikbud No. 080/U/1993, tentang Kurikulum SMK
4. Kepmendikbud No. 323/U/1993, tentang Penyelenggaraan PSG pada SMK

C. Tujuan
1. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di sekolah bertujuan untuk membekali peserta Diklat mengembangkan kepribadian, potensi akademik dan dasar-dasar keahlian yang kuat dan benar melalui pembelajaran program normatif, adaptif dan produktif.
2. Pendidikan dan pelatihan Dunia Usaha, Industri bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja yang sesungguhnya agar peserta menguasai kompetensi keahlian produktif terstandar, menginternalisasikan sikap nilai dan budaya industri yang berorientasi kepada standar mutu dan jiwa kewirausahaan serta membentuk etos kerja yang kritis, produktif dan kompetitif.

D. Pelaksanaan
1. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan di SMK dilaksanakan di dua tempat yaitu di sekolah dan di dunia usaha / industri
2. Program Pendidikan dan Pelatihan dirancang dalam satu kesatuan yang utuh untuk satuan Program diklat yang disusun dan ditetapkan bersama oleh SMK dan Institusi Pasangan di bawah Koordinasi Majelis Sekolah
3. Program Diklat memuat seluruh bagian program pembelajaran (program normatif, adaptif, produktif) yang akan dilaksanakan di Institusi Pasangan (dunia kerja)
4. Keseluruhan program diklat yang telah disepakati pada dasarnya merupakan program bersama yang keterlasanaannya menjadi tanggung jawab bersama antara SMK, Institusi Pasangan dan Majelis sekolah


BAB II
PEMBELAJARAN / PELATIHAN
DI INSTITUSI PASANGAN (DUNIA KERJA)

A. Pengertian
Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu straregi dimana setiap peserta mengelami proses belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya.

B. Tujuan
Melalui pendekatan pembelajaran ini peserta diharapkan :
1. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja yang sesungguhnya.
2. Memiliki tingkat kompetensi terstandar sesuai dengan yang disyaratkan oleh dunia kerja
3. Menjadi tenaga kerja yang berwawasan mutu, kewirausahaan dan produktif.

C. Pelaksanaan
1. Pembelajaran di dunia kerja adalah bagian intergral dari program diklat secara menyeluruh, karena itu materi yang dipelajari dan kompetensi yang dilatihkan harus jelas kaitannya dengan profil kompetensi tamatan yang ditetapkan.
2. Mengingat iklim kerja yang ada di SMK berbeda dengan yang terjadi di dunia kerja maka sekolah menyiapkan peserta sesuai dengan karakteristik dan tuntutan dunia kerja tempat berlatih.
3. Sebelum peserta diterjunkan untuk belajar di dunia kerja, sekolah bersama Institusi Pasangan mengadakan pembekalan bagi peserta yang menyangkut :
a. Pemahaman tentang program pelatihan yang akan diikuti
b. Pemahaman peraturan ketenagakerjaan secara umum dan tata tertib (disiplin) pekerja ditempat mereka akan bekerja
c. Orientasi tempat kerja
4. Peserta ditempatkan pada pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan program yang telah disepakati
5. Sejauh berkaitan dengan misi program peserta dapat diperlakukan sebagaimana layaknya pekerja pada umumnya
6. Peserta dapat diberi pekerjaan lain, sejauh tidak menganggu program yang telah ditetapkan
7. Segala sesuatu yang menyangkut peraturan dan tata tertib, disiplin pekerja di institusi pasangan dunia kerja dapat dilakukan terhadap peserta sejauh berkaitan dengan misi program
8. Kegiatan pelatihan di institusi pasangan diprogramkan sesuai dengan program bersama yang telah disepakati
9. Peserta pelatihan adalah tingkat dua semester kedua selama satu bulan dan tingkat tiga semester kedua selama dua bulan.

BAB III
PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

Tamatan program keahlian Analisis Kimia diharapkan dapat menampilkan diri sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Kompetensi Produktif yang dimiliki tamatan keahlian Analisis Kimia adalah seperti tercantum pada profil kompetensi tamatan sebagai berikut:

Kompetensi
Sub Kompetensi
I.       Melaksanakan komunikasi interpersonal
1.     Menerima dan melanjutkan informasi
2.     Menyediakan informasi unutk orang lain
3.     Membuat laporan hasil kerja
II.      Melaksanakan kegiatan di laboratorium dengan benar (GLP)
1.     Melaksanakan pemantauan kondisi lingkungan laboratorium
2.     Melaksanakan pengecekan sample uji, alat yang akan dikalibrasi dan bahan pendukung
3.     Melaksanakan pengecekan peralatan
III.     Membersihkan dan menyiapkan laboratorium untuk analisis rutin
1.     Membersihkan wilayah kerja
2.     Membersihkan laboratorium dari tumpahan pereaksi
3.     Membersihkan ruang timbang dan lingkungan instrumen analitik
4.     Mengkondisikan lingkungan tempat kerja
IV.    Menyiapkan pereaksi yang masih bisa digunakan dan membuang pereaksi yang kadaluarsa
1.     Mengindentifikasikaan jenis bahan tekstil (mendiskripsikan karateristik bahan tekstil)
2.     Memilih tekstil untuk busana dan lenan rumah tangga
3.     Memelihara busana dan lenan rumah tangga
V.     Membersihkan dan merawat peralatan gelas, keramik dan alat penunjang kerja lainnya
1.     Menyiapkan peralatan dan bahan pembersih
2.     Membersihkan peralatan
3.     Merawat peralatan
VI.    Melaksanakan pengambilan dan penanganan sampel
1.     Menyiapkan pengambilan sampel
2.     Menyiapkan larutan
3.     Menstandarisasi larutan
4.     Menghitung dan melaporkan hasil standarisasi
VII.Membuat dan menstandarisasi larutan/pereaksi
1.     Memilih dan mengidentifikasi pereaksi
2.     Menyiapkan larutan
3.     Menstandarisasi larutan
4.     menghitung dan melaporkan hasil standarisasi
VIII.  Bekerja berdasarkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.     Membersihkan arean kerja
2.     Mengikuti prosedur keselamatan kerja
3.     Melaksanakan penanganan limbah sesuai prosedur
IX.    Melaksanakan analisis gravimetri
1.     Mempersiapkan hasil analisis
2.     Melaksanakan analisis gravimetri
3.     Mencatat dan melaporkan hasil uji
X.     Melaksanakan analisis fisika noninstrumental
1.     Menyiapkan peralatan
2.     Menyiapkan sampel
3.     Melakukan pengujian
4.     Menghitung dan melaporkan hasil uji

Kompetensi
Sub Kompetensi
I.       Melaksanakan analisis spektrofotometri UV/Visible
1.     Persiapan sampel dan standar
2.     Melakukan prosedur analitik
3.     Melaporkan hasil pengujian
II.      Melaksanakan analisis kolorimetri
1.     Mempersiapkan sampel dan standar
2.     Melakukan prosedur analitik
3.     Melaporkan hasil pengujian
III.     Melaksanakan analisis volumetrik
1.     Melaporkan hasil pengujian
2.     Mempersiapkan larutan analisis
3.     Melakukan prosedur analisis
4.     Melaporkan hasil pengujian
IV.    Melaksanakan analisis mikrobiologi
1.     Melakukan sterilisasi ruangan laboratorium uji mikrobiologi
2.     Membuat media
3.     Menyiapkan kultur murni
4.     Monitoring kesterilan ruangan dan peralatan
V.     Melaksanakan analisis elektrokimia
1.     Persiapan sample dan standar
2.     Melakukan prosedur analitik
3.     Melaporkan hasil pengujian
VI.    Menyimpan bahan kimia dan membuang bahan kimia yang kadaluarsa
1.     Memeriksa persediaan bahan kimia
2.     Menyimpan bahan kimia yang belum kadaluarsa
3.     Mengolah bahan kimia yang masih bisa digunakan
4.     Membuang bahan kimia yang kadaluarsa
VII.      Melaksanakan analisis organoleptik
1.     Menyiapkan panelis untuk analisis sensori
2.     Menyiapkan ruang, peralatan, dan sample untuk analisis sensori
3.     Mengumpulkan dan melaporkan hasil
VIII.     Melaksanakan analisis kromatrografi kolom
1.     Menyiapkan sample dan standar
2.     Menyiapkan peralatan
3.     Melaksanakan pemisahan kromatografik
4.     Melaksanakan pengukuran analitik
5.     Melaksanakan perhitungan dan pelaporan hasil
IX.    Melaksanakan analisis kromatografi lapis tipis dan kromatrografi kertas
1.    Menyiapkan sample
2.    Melakukan prosedur analititik
3.    Melaporkan hasil pengujian
X.     Melaksanakan analisis jenis (klasik)
1.    Mempersiapkan nalisis
2.    Melaksanakan uji pipa tiup
3.    Melaksanakan analisis mutiara
4.    Uji lempeng tetes
5.    Uji nyala atau fotometrik
6.    Menyimpulkan hasil pengamatan
XI.    Melaksanakan analisis proksimat
1.    Mempersiapkan analisis
2.    Melaksanakan analisis gravimetric
3.    Melaporkan hasil analisis
XII.      Melaksanakan analisis fotometri nyata dan emisi atomik
1.    Mempersiapkan sample dan standar
2.    Melakukan prosedur analisis
3.    Melaporkan hasil pengujian
XIII.     Menggunakan prosedur analisis
1.    Memilih prosedur analisis
2.    Menyiapkan analisis
3.    Menjalankan prosedur kerja
4.    Melaksanakan perhitungan hasil pengukuran
XIV.    Membuat dan/atau menyiapkan peralatan gelas sederhana penunjang analisis
1.    Menyiapkan peralatan
2.    Membuat dan/atau memperbaiki peralatan
3.    Melaporkan hasil



BAB IV
SISTEM PEMBIMBINGAN

A. Guru dan Instruktur
Guru dan Instruktur yang dimaksud adalah tenaga kependidikan di SMK dan tenaga pembimbing di dunia usaha, industri yang dinilai telah memiliki kompetensi yang dipersyaratkan, serta kelayakan professional untuk membimbing kegiatan belajar peserta, baik di sekolah maupun di dunia uaa, industri.

B. Tugas guru dan Instruktur
1. Guru
a. Turut serta secara aktif mengadakan seleksi bagi peserta program diklat
b. Mengkondisikan peserta diklat sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan tentang
1. sifat dan etos kerja sebagai pekerja serta tata tertib dan peraturan selama mengikuti pelatihan di Dunia Usaha / Dunia Industri.
2. Administrsi peserta pelatihan
c. Memonitor dan membimbing peserta bimbingan secara sistematis berdasarkan program dan jadwal yang telah ditentukan (minimal 2 minggu sekali) serta memonitor kemajuan peserta pelatian ditempat kerja dengan cara memeriksa jurnal kegiatan peserta latihan
d. Melakukan penilaian secara kontinyu terhadap kegiatan, baik yang menyangkut aspek sikap maupun kinerja
e. Memecahkan masalah-masalah pelaksanaan pelatian di Dunia Usaha / Dunia Industri baik yang dihadapai pembimbing maupun yang dihadapi peserta pelatihan
f. Memberikan dorongan kepada peserta pelatihan agar selalu aktif dan tekn serta antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan di Dunia Usaha / Dunia Indstri
g. Membimbing peserta pelatihan dalam menyusun laporan (pengisian jurnal kegiatan)
h. Memberi peringatan atau hukuman kepada peserta peltihan sesuai dengan sifat penggaran yang dilakukan

2. Instruktur
a. Mengkoordinasikan peserta pelatihan sebelum melaksanakan kegiatan pelatian dengan memberikan penjelasan tenang :
1. Sifat dan etos kerja sebagai pekerja
2. tata tertib dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di tempat kerja Dunia Usaha / Dunia Industri
3. Spesifikasi kerja yang dilakukan
4. Peralatan media dan alat-alat keselamatan kerja yang digunakan
5. Lingkungan kerja
b. Menyusun program pelatihan yang disesuaikan dengan profil kompetensi tamatan atau standar kompetensi yang dipersyaratkan dunia kerja.
Program pelatihan tersebut berisi antara lain :
1. Standar keahlian yang harus dikuasai peserta
2. Jenis-jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh peserta
3. jadwal pelajaran peserta
4. Rencana pembimbingan
5. Penilaian proses dan hasil pekerjaan peserta
c. Melaksanakan pelatihan dan bimbingan bagi peserta pelatihan secara sistematis berdasarakan program yang telah disusun
d. Melakukan penilaian secara kontinyu terhadap setiap kegiatan baik yang menyangkut aspek teknis maupun non teknis, pada waktu melaksanakan pekerjaan yang dituangkan dalam laporan pembimbing
e. Memberikan dorongan kepada peserta pelatihan agar selalu aktif dan tekun serta antusias dalam mengikuti atau melaksanakan program pelatihan
f. Memberikan peringatan atau hukuman kepada peserta pelatihan sesuai dengan sifat pelanggaranan dan ketentuan yang berlaku di dunia kerja Dunia Usaha / Dunia Industri
g. Mengisi buku laporan pembimbing

C. Prinsip-prinsip pembimbingan
Prinsip-prinsip bimbingan yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Bimbingan harus dapat dilaksanakan secara terus menerus atau berkelanjutan sejalan dengan program pelatihan
2. Peserta pelatihan harus diperlakukan tidak hanya sebagai obyek tetapi juga sebagai subyek

BAB V
PENILAIAN / EVALUASI

A. Pengertian
Evaluasi peserta adalah suatu proses penilaian terhadap kegiatan dan hasil belajar peserta, meliputi pengukuran, analisa dan penafsiran hasil pengukuran serta pemberian nilai terhadap tingkat penguasaan hasil belajar yang dicapai.

B. Tujuan
Evaluasi peserta pelatihan memiliki tujuan :
1. Untuk mengetahui sejauh mana telah terjadi kemajuan hasil belajar pada diri peserta sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan pembinaan selanjutnya
2. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan apakah yang bersangkutan berhasil (lulus) atau tidak berhasil (belum berhasil) dalam menempuh suatu program pembelajaran.
3. Untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta terhadap kompetensi suatu keahlian tertentu sesuai dengan yang dipersyaratkan dunia kerja

C. Penilaian
Selama peserta diklat mengikuti atau melaksanakan program pelatihan didunia kerja Dunia Usaha / Dunia Industri, penilaian sepenuhnya menjadi wewenang pahak Dunia Usaha / Dunia Industri

D. Aspek yang dinilai
Aspek yang dinilai pelaksanaan pekerjaan di dunia Usaha / Dunia Industri meliputi :
1. Aspek Teknis
Aspek teknis dimaksudkan adalah tingkat penguasaan keterampilan peserta pelatihan dalam menyelesaikan pekerjaan
2. Aspek non Teknis
Aspek non Teknis dimaksudkan adalah sikap dan perilaku peserta pelatihan selama ditempat kerja yang menyangkut antara lain, disipilin, tanggung jawab, kreatifitas, kemandirian, kerjasama, ketaatan dan sebagainya

E. Kriteria Penilaian
Penilaian peserta pelatihan di Dunia Usaha / dunia Industri didasarkan atas kriteria standar yang sudah berlaku dalam menilai di dunia usaha dan dunia industri masing-masing.

F. Petunjuk Penilaian
Untuk mengevaluasi keberjasilan peserta pelatihan (siswa) pada pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda di dunia Usaha dan dunia industri digunakan kriteria dan skala nilai sebagai berikut :

  1. Aspek Teknis
Range nilai
Kualifikasi
Indikator
9 – 10
Baik Sekali
Menyelesaikan semua tugas yang dibebankan, dapat dikerjakan dengan baik, dengan hasil sempurna. Mutu paling tinggi dalam standar industri
7 – 8
Baik
Menyelesaikan semua tugas yang dibebankan, dilaksanakan dengan benar. Hanya terdapat kesalahan-kesalahan kecil. Mutu tinggi dalam pekerjaan
5 – 6
Cukup
Hanya mencukupi untuk persyaratan minimal yang diharapkan dari tenaga kerja atau sesuai dengan standar rata-rata tenaga kerja yang ada
3 – 4
Kurang
Tidak mencukupi untuk persyaratan minimal yang diharapkan dari tenaga kerja
0 – 2 
Kurang Sekali
Tidak mengerjakan, tidak menghasilkan, tanpa suatu nilai atau tidak berguna
  1. Aspek non Teknis
No.
Aspek yang dinilai
Kualifikasi
Baik Sekali (A)
Baik (B)
Cukup (C)
Kurang (D)
1.
Disiplin
Selalu mentaati peraturan DU/DI
Pada umumnyamentaati peraturan dan ketentuan jam kerja yang ditetapkan oleh DU/DI
Ada kalanya tidakmelaksanakan peraturan danketentuan jam kerja yang ditetapkan oleh DU/DI
Sering mengabaikan ketentuan jam kerja yang ditetapkan oleh DU/DI
2.
Kerja Sama
Selalu mampu bekerja sama dengan pembimbing dan teman kerjalain tanpa konflik dalam melaksanakan tugas pekerjaan
Pada umumnya mampu bekerja sama dengan pembimbing dan teman kerja lain tanpa konflik dalam melaksanakan tugas pekerjaan
Ada kalanya timbul konflik dengan pembimbing atau teman lain dalam melaksanakan tugas pekerjaan
Sering timbul konflik dengan pembimbing atau teman kerja lain dalam melaksanakan tugas pekerjaan
3.
Inisiatif
Selalu mencari cara kerja yang berdaya guna tanpa menunggu perintah atasan
Pada umumnya mencari cara kerja yang berdaya guna dan berhasil guna
Ada kalanya mencari cara kerja yang berdaya guna dan berhasil guna
Jarang mencari carakerja yang berdaya guna dan berhasil guna
4.
Tanggung Jawab
Selalu menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu, dengan merawat tempat kerja dan alat-alat yang digunakan
Pada umumnya menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu, dengan merawat tempat kerja dan alat-alat yang dugunakan
Ada kalanya tidak melaksanakan tugas dan ada kalnya tidak merawat tempat kerja dan alat-alat yang digunakan
Sering tidak menyelesaikan tugas dan sering tidak merawat tempat kerja dan alat-alat yang digunakan
5.
Kebersihan
Selalu membersihkan tempat dan alat-alat sebelum dan sesudah bekerja sesuai dengan aspek keselamatan kerja
Pada umumnya membersihkan tempat dana alat-alat sebelum dan sesudah bekerja sesuai aspek keselamatan kerja
Ada kalanya tidak membersihkan tempat dan alat-alat sebelum dan sesudah bekerja sesuai dengan aspek keselamatan kerja
Sering tidak membersihkan tempat dan alat-alat sebelum dan sesudah bekerja

BAB VI
PELAPORAN

A. Laporan peserta pelatihan
Peserta pelatihan wajib menyusun laporan kegiatan pelatihan di Dunia Usaha/Dunia Industri dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Isi laporan meliputi :
a. Halaman judul
Berisi judul laporan, nama penyusun
b. Jurnal kegiatan seperti format terlampir yang ditandatangani oleh pembimbing baik disekolah maupun di Dunia Usaha / Dunia Industri
c. Program pelatihan
2. Satu minggu setelah kegiatan berakhir dikumpulkan
3. Laporan dijilid

B. Laporan pembimbing Dunia Usaha / Dunia Industri
1. Pada akhir kegiatan pembimbingan dari Dunia Usaha / Dunia Industri menyerahkan buku laporan pembimbing yang sudah diisi kepada pembimbing sekolah (guru)
2. Demi kesempurnaan pelaksanaan pelatihan pembimbing dan Dunia Usaha / Dunia Industri diharapkan mengisi angket sesuai kondisi yang sebenarnya dan diserahkan kembali ke sekolah melalui guru pembimbing

C. Laporan pembimbing sekolah
Setelah selesai melaksanakan pemantauan, pembimbing sekolah (guru) wajib melaporkan hasil pantauannya kepada kepala sekolah

BAB VII
TATA TERTIB

A. Hak Peserta
1. Mengikuti program pelatihan
2. Mendapat perlakuan sesuai dengan bidang / program keahlian
3. Memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya
4. Memperoleh penilaian penghargaan atas hasil prakteknya

B. Kewajiban Peserta
1. Mematuhi peraturan yang berlaku atau ditetapkan institusi pasangan (tempat pelatihan)
2. Memperhatikan dan melaksanakan aturan-aturan keselamatan kerja yang diperlukan dalam melaksanakan suatu pekerjaan
3. Menghormati instruktur
4. Berada ditempat kerja pelatihan 15 menit sebelum pelatihan dimulai
5. Berlaku sopan dan santun serta bekerja secara jujur, bertanggung jawab, berinisiatif, dan kreatif terhadap tugas-tugas yang diberikan dalam pelatihan kerja
6. Mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan
7. Memberi salam pada waktu dating dan mohon diri pada waktu pulang / meninggalkan tempat kerja
8. Memberitahu kepada pimpinan unit / pembimbing apabila berhalangan hadir atau bermaksud meninggalkan tempat pelatihan
9. Membicarakan dengan segera kepada guru pembimbing, ketua kelompok, instruktur, apabila menemui kesulitan dalam melaksanakan pelatihan
10. Melaporkan dengan segera kepada petugas yang berwewenang apabila terjadi kerusakan atau salah mengambil bahan / alat
11. Ikut memelihara sarana, prasarana praktek kerja / pelatihan, kebersihan, ketertiban dan keamanan ditempat pelatihan
12. Menerima, mengisi dan menyerahkan jurnal kegiatan pelatihan kepada guru pembimbing

C. Sanksi-sanksi
Pelanggaran-pelanggaran tata tertib akan dikenakan sanksi-sanksi
1. Peringatan secara lisan
2. Peringatan secara tertulis
3. Pengurangan nilai
4. Dikeluarkan dari tempat pelatihan

D. Larangan
1. Merokok ditempat kerja
2. Menerima tamu pribadi
3. Mempergunakan pesawat telepon tempat pelatihan tanpa seijin petugas
4. Pindah tempat pelatihan kecuali atas perintah yang berwenang
5. Khusus untuk peserta pelatihan putri tidah diperbolehkan :
a. Memakai rok mini
b. Memakai sepatu bertumit tinggi
c. Memakai perhiasan yang menyolok
d. Memakai kosmetik yang kurang sesuai dengan situasi dan kondisi setempat
6. Mengambil barang yang bukan miliknya
7. Kos satu rumah dengan lain jenis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi komponen ekosistem

DURASI PEMBELAJARAN : Teori 9x 45 menit , praktik 2x 45 menit

INDIKATOR :
1. Komponen-komponen ekosistem diidentifikasi berdasarkan lingkungan sekitar
2. Komponen biotik dan abiotik diidentifikasi berdasarkan fungsinya.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian dan peranan ekologi dengan benar .
2. Siswa dapat menyebutkan komponen ekosistem dengan benar.
3. Siswa dapat menjelaskan pengertian dan peranan ekologi dengan benar .
4. Siswa dapat menyebutkan macam-macam komponen ekosistem dengan benar.
5. Siswa dapat memberikan contoh peristiwa suksesi ekosistem di daerahnya dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN: Ekologi

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1-2 (teori 3 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru menerangkan materi Semester gasal, alokasi waktu, serta model pembelajaran serta penilaian yang akan dilalui.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII, Kompetensi 1, Subkompetensi 1.1, tentang Komponen-komponen Ekosistem, Sub subkompetensi:
• Pengertian dan Peranan Ekologi
• Komponen Ekosistem
• Macam-macam Ekosistem
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
c. Guru membentuk kelompok kerja siswa untuk mengerjakan tugas Buku IPA SMK Kelas XII.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. Guru menugaskan siswa untuk menyelesaikan kegiatan 1.1.1 tentang Ekosistem tiruan (akuarium atau kolam sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3-4 (teori 2 x 45 menit, Praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru melakukan refresing atas materi pembelajaran sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa pada kegiatan 1.1.1
b. Siswa melakukan pengamatan perkembangan yang ada pada ekosistem buatannya (kegiatan1)
c. Siswa mengerjakan Evaluasi Subkompetensi 1.1.1.
d. Guru dan siswa membahas pertanyaan-jawaban evaluasi subkompetensi 1.1.1.
3. Penutup
a. Siswa dan guru membuat kesimpulan atas materi pembelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan kegiatan 1.1.2 (observasi dan apresiasi ekosistem suksesi di sekitarnya).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 5-6 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru melakukan refresing atas materi pembelajaran sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan kegiatan 1.1.2, untuk dievaluasi dan diapresiasi.
b. Siswa sesuai kelompoknya melakukan presentasi diskusi untuk hasil kegiatan 1.1.1.
c. Guru mengawasi dan menilai jalannya diskusi kelompok.
d. Siswa mengumpulkan resume hasil diskusi.
3. Penutup
a. Siswa dan guru membuat kesimpulan atas materi pembelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan Proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi komponen ekosistem

DURASI PEMBELAJARAN : teori 6 x 45 menit; praktik 4 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Komponen biotik dan abiotik diidentifikasi berdasarkan fungsinya.
2. Interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme diidentifikasi melalui kegiatan penelitian di lapangan.
3. Peran komponen biotik dan abiotik dijelaskan berdasarkan data hasil praktikum.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik berdasarkan fungsinya.
2. Siswa dapat mengidentifikasi interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme melalui kegiatan penelitian di lapangan.
3. Siswa dapat menjelaskan peran komponen biotik dan abiotik berdasarkan data hasil praktikum.

MATERI PEMBELAJARAN: Interaksi komponen-komponen ekosistem

KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Subkompetensi 1.2 tentang Peranan Komponen dan Interaksi Antarindividu, Sub subkompetensi:
• Peranan Komponen Biotik dan Abiotik.
• Interaksi Antar Individu.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 1.2.3 (Pengaruh suhu terhadap aktivitas makhluk hidup).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8-9 (teori 2 x 45 menit, praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas kelompok tentang kegiatan 1.2.3
b. Siswa sesuai kelompoknya masing-masing melakukan demonstrasi dan pengamatan berkaitan dengan kegiatan 1.2.3.
c. Guru melakukan pengamatan kegiatan siswa sambil melakukan penilaian proses.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkometensi 1. 2 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 10 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek tagihan dan mengoreksi bersama siswa sekaligus menjelaskan jawaban soal evaluasi sub kompetensi 1.2.
b. Guru menjelaskan jawaban pertanyaan secara dialogis.
c. Guru merekap penilaian hasil pekerjaan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3. 1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR :Mengidentifikasi komponen ekosistem

DURASI PEMBELAJARAN : teori 4x 45 menit

INDIKATOR :
1. Jaring-jaring makanan dalam ekosistem diidentifikasi berdasarkan rantai makanan
2. Masalah lingkungan diatasi dengan menggunakan konsep rantai makanan.
3. Interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme diidentifikasi melalui kegiatan penelitian di lapangan.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat mengidentifikasi jaring-jaring makanan dalam ekosistem berdasarkan rantai makanan.
2. Siswa dapat mengatasi masalah lingkungan dengan menggunakan konsep rantai makanan.
3. Siswa dapat mengidentifikasi interaksi antar komponen biotik dalam bentuk mutualisme, komensalisme, dan parasitisme melalui kegiatan.

MATERI PEMBELAJARAN: Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Subkompetensi 1.3 tentang Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan, Sub subkompetensi:
• Rantai Makanan
• Jaring-jaring makanan.
• Piramida makanan
• Arus Energi
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 1.3.1 membuat tulisan ilmiah berbentuk paparan bertema Tinjauan Ekologi terhadap Wabah (belalang/serangan hama tikus/ulat dll).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan tugas 1.3.1 kemudian mengapresiasi dua tulisan dari siswa terpandai dan siswa kurang pandai di kelasnya.
b. Siswa mengerjakan evaluasi subkompetensi 1.3
c. Guru dan siswa membahas jawaban soal evaluasi subkompetensi 1.3
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses
SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2007/08/16/brk,20070816-105704,id.html
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/nusatenggara/2008/01/29/brk,20080129-

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3. 2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan

DURASI PEMBELAJARAN : teori 10 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Kondisi lingkungan hidup dijelaskan pada tingkat lokal, regional, nasional dan global
2. Saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dijelaskan berdasarkan hasil percobaan

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian saling ketergantungan dan keseimbangan ekosistem dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan daur materi dan energi dalam ekosistem dengan benar.
3. Siswa dapat menjelaskan pengertian dinamika keseimbangan ekosistem dengan benar.
4. Siswa dapat menjelaskan kondisi lingkungan hidup pada tingkat lokal, regional, nasional dan global.
5. Siswa dapat menjelaskan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik berdasarkan hasil pengamatan.

MATERI PEMBELAJARAN: Saling ketergantungan dan Keseimbangan Lingkungan

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11-12 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 2 Subkompetensi 2.1 tentang Saling ketergantungan, Sub subkompetensi:
• Hubungan timbal balik
• Keseimbangan ekosistem
• Dinamika Keseimbangan Ekosistem
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 2.1.1 dan 2.1.2 Karakter komunitas tarap tropi sesuai dengan gambar piramida jumlah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 13-14 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas kelompok tentang kegiatan 2.1.1 dan 2.1.2.
b. Siswa sesuai kelompoknya masing-masing melakukan diskusi hasil kerja kegiatan 2.1.1 dan 2.1.2.
c. Guru melakukan pengamatan kegiatan siswa sambil melakukan penilaian proses.
d. Siswa mengumpulkan resume hasil diskusi.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkometensi 2. 1 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 15 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas rumah mengenai soal evaluasi subkompetensi 2.1
b. Guru dan siswa membahas jawaban soal evaluasi subkompetensi 2.1
c. Guru melakukan penilaian kualitas hasil kerja jawaban siswa.
d. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 1-3 (Semester gasal).
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran evaluasi kompetensi Semester gasal.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal

INDIKATOR : Soal evaluasi kompetensi dikerjakan dengan baik dan benar.

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI : Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi kompetensi komprehensif dengan skor minimal 75%.

MATERI EVALUASI KOMPETENSI:
1. Komponen-Komponen Ekosistem
2. Interaksi komponen-komponen ekosistem
3. Bentuk interaksi antar komponen biotik
4. Saling Ketergantungan

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa.
2. Inti : a. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi 1-2 komprehensip Semester gasal
b. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi 1-2 komprehensip dengan skor kurang dari 70% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang telah/lebih mampu.
3. Penutup:
Guru mengingatkan siswa akan ketentuan ketuntasan minimum Semester gasal, agar siswa instrospeksi diri akan nilai yang diperolehnya setelah pelaporan hasil belajar siswa nanti.

PENILAIAN :
• Tes tertulis evaluasi kompetensi semester gasal.
Instrumen
EVALUASI KOMPETENSI SEMESTER GASAL
WAKTU : 90 MENIT

A. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang di huruf pada lembar jawaban yang tersedia!
1. Makhluk hidup dan faktor abiotik pada suatu lingkungan merupakan satu kesatuan yang disebut …..
A. Ekosistem D. Habitat
B. Populasi E. Bioma
C. Komunitas
2. Ekologi merupakan salah satu cabang ilmu yang pada saat ini ramai diberitakan. Di dalam ekologi dipelajari hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungannya. Untuk menyelesaikan masalah-masalah ekologi diperlukan dasar-dasar pengetahuan yang kuat dalam ilmu-ilmu yang lainnya. Dari pernyataan-pernyataan di bawah ini dapat disimpulkan bahwa:
A. Ekologi perlu mendapat dukungan oleh ilmu-ilmu sosial di antaranya adalah ilmu komunikasi masa.
B. Konsep-konsep kimia kurang dapat diterima untuk membantu memahami ekologi.
C. Ekologi dapat berkembang dengan baik apabila memahami konsep-konsep Fisika serta Kimia.
D. Ilmu-ilmu sosial kurang mendukung konsep-konsep ekologi.
E. Biologi banyak berhubungan dengan sejarah serta matematika.
3. Perbedaan antara komunitas dengan ekosistem adalah ….
A. Komunitas adalah merupakan tempat dari ekosistem, sedangkan ekosistem dari organisme yang menempatinya.
B. Komunitas adalah merupakan kumpulan dari berbagai spesies, sedangkan ekosistem adalah merupakan kumpulan satu spesies.
C. Komunitas adalah terdiri dari kumpulan spesies yang sama, sedang ekosistem adalah terdiri dari berbagai spesies.
D. Komunitas merupakan lingkungan biotiknya, sedangkan ekosistem adalah merupakan komunitas bersama dengan lingkungan biotiknya.
E. Ekosistem adalah merupakan tempat komunitas dan komunitas adalah sejenid organisme yang menempatinya.
4. Seorang petani menanam orok-orok di sela-sela tanamannya. Apa yang dikerjakan oleh petani ini merupakan usaha terpuji sebab………
A. Dengan menanam orok-orok rumput yang lain dapat mati.
B. Sangat baik untuk pelindung tanaman budidaya.
C. Orok-orok mempunyai kemampuan menyerap air yang baik sehingga dapat menahan erosi
D. Dengan menanam orok-orok dapat mempertahankan kesuburan tanah.
E. Biji orok-orok dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
5. Tanah yang mengalami erosi akan kekurangan humus sehingga tidak subur lagi. Hal ini disebabkan karena humus berfungsi untuk …..
A. Melindungi tanah dari perubahan suhu lingkungan. D. Pengaturan pH tanah.
B. Mencegah penguapan air tanah. E. Sebagai pupuk.
C. Menahan air dan mengembalikan mineral
6. Kebakaran hutan sangat merugikan karena hutan yang terbakar memakan waktu lama untuk menjadi komunitas hutan lagi sebab…….
A. Suksesi ekologi diawali bukan oleh pohon berkayu.
B. Suhu yang tertinggi saat kebakaran merusak susunan tanah.
C. Mengeringnya sumber mata air di hutan tersebbut.
D. Punahnya benih-benih dari pohon yang asalnya tumbuh di situ.
E. Hutan gundul akibat kebakaran menyebabkan erosi hingga kesuburan tanah menurun.
7. Peran Alga dalam ekosistem antara lain sebagai vegetasi perintis, sebab……..
A. Sebagai sumber makanan bagi makhluk hidup.
B. Dapat hidup pada tempat yang tidak menguntungkan.
C. Dapat hidup di tempat yang kering.
D. Dapat mengubah lingkungan, sehingga organisme dapat hidup.
E. Alga tumbuhan kecil yang berhijau daun.
8. Rawa adalah habitat darat yang sampai saat ini belum dapat dibudidayakan, tetapi tetap ada manfaatnya, yaitu …..
A. Sumber bahan organik D. Tempat perlindungan berbagai jenis burung
B. Tempat persediaan ari E. Tempat pertumbuhan berbagai jenis rumput
C. Memelihara kelembaban udara.
9. Bagian laut yang paling berproduksi adalah bagian laut yang terdangkal disebabkan faktor, kecuali….
A. Populasi fitoplankton yang paling besar D. Banyak mengandung mineral
B. Keadaan airnya lebih dinamis E. Tempat hidup ikan besar.
C. Daerah yang masih dapat ditembus sinar matahari
10. Dalam suatu ekosistem kolam terdapat (1) ikan karnivor, (2) bakteri pengurai, (3) fitoplanton, (4) ikan herbivor, (5) zat-zat anorganik. Dari komponen ekosistem tersebut dapat disusun suatu mata rantai makanan yang susunannya……….
A. (3), (4), (5), (1), (2) D. (3), (4), (1), (5), (2)
B. (2), (5), (3), (4), (1) E. (5), (3), (4), (1), (2)
C. (5), (3), (4), (2), (1)
11. Kalau terjadi pencemaran insektisida pada ekosistem air tawar, dalam beberapa tahun kadar bahan itu yang paling tinggi akan didapatkan dalam ….
A. Air D.Tubuh hewan-hewan karnivor
B. Tumbuhan air E. Tubuh hewan-hewan herbivor
C. Tubuh serangga air
12. Pada suatu daerah terdapat kelompok organisme, (1) burung, (2) ular, (3) belalang dan kupu-kupu, (4) rumput-rumputan, (5) bakteri saprofit. Urut-urutan perpindahan energi dapat dituliskan sebagai berikut:
A. A. 1-2-4-5-3 D. 5-4-3-2-1
B. B. 1-4-2-3-5 E. 5-4-1-2
C. 4-3-2-1-5
13. Membuang sampah organik ke sungai tidak baik sebab….
A. Naiknya kadar mineral dalam air.
B. Penguraian sampah organik memerlukan adanya oksigen.
C. Sampah organik tidak terurai.
D. Menyebabkan makhluk anaerob mati.
E. Bertambahnya kadar CO2 dalam air.
14. Cara meningkatkan produksi manakah yang tidak akan menimbulkan perubahan pada keseimbangan alam?
A. Penggunaan pestisida D. Memperluas areal perladangan
B. Penggunaan herbisida E. Membasmi hama secara biologis
Pemakaian bibit unggul
15. Tahun 1883 Krakatau meletus meninggalkan tempat yang steril. Sekarang Krakatau tertutup oleh hutan dan terdapat di sana kurang sebih 1.200 spesies. Manakah yang tumbuh pertama kali di Krakatau?
A. Pohon berkayu D. Rumput
B. Tumbuhan paku E. Lumut kerak
Tumbuhan lumut
16. Apabila kotamu terletak di pinggir sebuah sungai besar, menurut pendapatnu,di manakah letak paling baik untuk pabrik/industri sehingga pengaruh polutannya secara langsung pada manusia menjadi sangat sedikit?
A. Dalam kota dekat bagian hilir sungai D. Di luar kota dekat bagian hulu sungai
B. Dalam kota dekat bagian hulu sungai E. Di luar kota dekat bagian hilir sungai
Dalam kota pada bagian pertengahan
17. Para ilmuwan berpendapat bahwa jutaan tahun yang lalu Mamalia tipe Australia sangat berbeda dari tipe Mamalia lainnya. Hal ini disebabkan …..
A. Anaknya berkembang dalam kantung.
B. Terjadi evolusi dalam lingkungan yang terisolasi.
C. Perkembangan alat reproduksi yang homolog dengan placenta.
D. Tumbuh dalam lingkungan iklim khas.
E. Hidup di daerah yang sangat luas yang berpopulasi sangat sedikit.
18. Punahnya burung di hutan karena habis diburu akan menyebabkan……
A. Perubahan keseimbangan alam di hutan tersebut.
B. Hanya hewan pemakan burung itu saja yang akan musnah.
C. Tidak semua hewan di dalam hutan akan musnah.
D. Hanya semua hewan yang ada di dalam hutan akan musnah.
E. Populasi makhluk hidup tidak akan mengalami perubahan kecuali bertambahnya populasi makanan burung.
19. Bentuk interaksi antara tanaman padi dengan burung pipit adalah …..
A. Parasitisme, karena bila padi mati burung pipit akan mati.
B. predasi, karena matinya burung pipit akan meningkatkan pertumbuhan padi.
C. Komensalisme, karena burung pipit untung, sedang padi tidak rugi.
D. kompetisi karena burung pipit dan padi menempati habitat sama
E. predasi, karena burung pipit memakan biji padi.
20. Pada ekosistem yang komponen-komponen biotiknya berada dalam keadaan seimbang, maka akan ditemukan komponen-komponen…….
A. Konsumen-produsen-detritivora, dan cahaya matahari
B. Mineral-produsen-konsumen-dekomposer
C. Pengurai-mineral-tanah-tumbuhan
D. Tanah-air-tumbuhan-hewan.
E. Produsen-konsumen-detritivora-dekomposer
21. Perpindahan energi dan materi dari organisme yang satu ke organisme yang lain secara satu arah melalui proses memakan dan dimakan disebut….
A. Rantai makanan D. Jaring-jaring makanan
B. Produktivitas ekosistem E. Piramida makanan
C. Aliran energi
22. Untuk memberikan gambaran yang jelas tentang hubungan antarorganisme pada masing-masing taraf trofi maka lebih tepat digunakan piramida….
A. biomasa dan piramida energi D. Ekologi dan piramida energi
B. jumlah dan piramida energi E. Jumlah dan piramida biomasa
C. jumlah dan ekologi
23. Jumlah total energi kimia yang berupa bahan organik yang dibentuk oleh tumbuhan per satuan luas, per satuan waktu disebut…….
A. Produktivitas primer D. Produktivitas kotor
B. Produksi primer E. Produktivitas primer bersih
C. Produktivitas sekunder
24. DI antara pernyatan berikut ini yang benar adalah ….
A. nitrifikasi menguntungkan tumbuhan D. Denitrifikasi menguntungkan tumbuhan
B. nitritasi menghambat pertumbuhan E. Denitrifikasi meningkatkan kesuburan tanah
C. nitrifikasi menurunkan kadar nitrat
25. Di dalam proses sukseci sering ditemukan organisme yang melakukan inasi dan dapat hidup, sehingga membuka kemungkinan organisme lain tumbuh pada ekosistem ini, disebut…..
A.Organisme pioner D. Konsumen pioner
B. konsumen pemula E. Organisme heterotrop
C. tumbuhan pembuka
26. Penggunaan pestisida untuk pemberantasan hama ternyata sangat merugikan manusia, sebab penggunaan bahan tersebut dapat ….
A. mematikan hewan pengganggu D. Menyebabkan berubahnya iklim
B. merusak keseimbangan lingkungan E. Dapat meracuni ekosistem
C. membunuh semua organisme yang bermanfaat.
27. Meningkatnya serangan hama wereng terhadap tanaman padi merupakan petunjuk bahwa…..
A. Pestisida yang digunakan berkualitas rendah D. Wereng sudah menjadi kebal pestisida
B.terbunuhnya parasitoit wereng oleh pestisida E. Terbunuhnya predator wereng oleh pestisida
C. turunnya makanan wereng pada lingkungan aslinya.
28. Pembasmian sebagian komponen biotik lingkungan dapat membahayakan keseimbangan ekosistem sebab dapat mengakibatkan………
A. meningkatnya populasi komponen biotik predatornya
B. menurunnya populasi komponen biotik yang menjadi makanannya.
C. menyebabkan rusaknya lapisan humus tanah.
D. terancamnya produktivitas produsen dalam ekosistem.
E. terputusnya rantai makanan dan aliran energi.
29. Suatu zat dikatakan menjadi pencemar lingkungan bila memenuhi persyaratan berikut, kecuali….
A. jumlahnya berlebihan D. Membahayakan keseimbangan lingkungan
B. berada pada tempat yang tidak semsetinya E. Berada pada waktu yang tidak tepat
C. jumlahnya melimpah dan bermanfaat bagi manusia
30. Kebijakan moral manusia dalam pergaulan manusia dengan lingkungan disebut……..
A. etika lingkungan D. Mutu lingkungan
B. Tdaya dukung lingkungan E. Kelestarian lingkungan
C. bergaul dengan lingkungan

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan benar !
1. Jelaskan pengertian ekosistem ! Sebutkan 2 komponen penyusun ekosistem, berikan masing – masing contohnya !
2. Apakah yang terjadi jika sebuah ekosistem kekurangan produsen ?
3. Berilah contoh hubungan timbal balik antara komponen biotik dengan komponen abiotik di mana komponen abiotik mempengaruhi komponen biotik !
4. Mengapa matahari disebut sebagai sumber energi utama dalam ekosistem ?
5. Di ekosistem sawah, tikus seringkali merusak tanaman padi. Petani harus sering membabat habis populasi tikus di sawah agar panen tidak gagal. Apakah dengan memusnahkan populasi tikus dapat membuat ekosistem sawah menjadi tidak seimbang? Jelaskan !
6. Bilakah taraf trofi suatu rantai makanan berhenti?
7. Beri penjelasan mengapa ilustrasi hubungan antara organisme paling tepat adalah piramida energi. Piramida ini tidak ada yang terbalik urutan besarnya, mengapa?
8. Sebutkanlah masalah lingkungan hidup yang dapat mempengarhui kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup !
9. Sebutkanlah faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan berkurangnya oksigen yang terlarut di dalam tubuh air !
10. Berbagai kasus pencemaran oleh limbah-limbah menyebabkan semakin merosotnya kualitas lingkungan terlebih kualitas air pada umumnya baik kualitas atau kuantitas. Dari berbagai bentuk dampak yang terjadi, maka perlu diadakan langkah untuk mengamankan sumberdaya air yang ada. Terdapat 3 langkah pendekatan yang diambil untuk mengelola sumberdaya air untuk pembangunan masa depan yakni:
a. Ikhtiar membesarkan kemampuan kita menyimpan dan menahan aliran mantap.
b. meningkatkan efesiensi dalam penggunaan air.
c. berusaha memelihara kualitas air sehingga penggunaannya dapat semaksimal mungkin dan ikhtiar daur terbuka.
Dari ulasan tersebut diatas, sebutkanlah tindakan tehnis untuk mengamankan sumberdaya air !

Kunci Jawaban evaluasi kompetensi semester gasal:
Bagian A:
1. A 2. A 3. E 4. D 5. E 6. A 7. D 8. D 9. E 10. E
11. D 12. C 13. B 14. C 15. C 16. E 17. B 18. A 19. A 20. E
21. B 22. B 23. B 24. A 25. A 26. B 27. E 28. E 29. C 30. A
Bagian B:
1. Jelaskan pengertian ekosistem ! Sebutkan 2 komponen penyusun ekosistem, berikan masing – masing contohnya !
Jawaban: Ekosistem adalah kesatuan fungsi hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan. Setiap ekosistem memiliki dua komponen pokok yaitu komponen biotik (makhluk hidup) dan kompnen abiotik (benda mati). Komponen biotik misalnya tumbuhan, hewan, mikroorganisme, manusia dll. Komponen abiotik misalnya air, tanah, sinar matahari, mineral, udara dll.
2. Apakah yang terjadi jika sebuah ekosistem kekurangan produsen ?
Jawaban: Produsen yakni organisme yang dapat menyusun senyawa organik dari bahan anorganik, menjadi makanannya sendiri. Karenanya produsen dapat dikatakan unsur primer sebagai pendukung unsur-unsur di atasnya. Jadi jika ekosistem kekurangan produsen maka keseimbangan ekosistem itu mula-mula akan berubah yang kemudian akan stabil legi dengan proporsi yang sama.
3. Berilah contoh hubungan timbal balik antara komponen biotik dengan komponen abiotik di mana komponen abiotik mempengaruhi komponen biotik !
Jawaban: Inti jawabannya adalah seperti di bawah ini. Tetapi siswa bisa mempertegas dengan mencontohkan jenis ekosistemnya, kemudian unsur-unsur yang ia sebutkan.

4. Mengapa matahari disebut sebagai sumber energi utama dalam ekosistem ?
Jawaban : matahari merupakan sumber energi yang keberadaannya mempengaruhi tetapi tidak dipengaruhi oleh komponen ekosistem lainnya.
5. Di ekosistem sawah, tikus seringkali merusak tanaman padi. Petani harus sering membabat habis populasi tikus di sawah agar panen tidak gagal. Apakah dengan memusnahkan populasi tikus dapat membuat ekosistem sawah menjadi tidak seimbang? Jelaskan !
Jawaban : Tikus menempati posisi sebagai herbivora dan sebagai makanan karnivora tingkat I. Tikus memiliki musuh alami atau predator alami. Jika populasi tikus habis maka akan mempengaruhi keberadaan predator tersebut. Dalam jangka panjang keseimbangan ekosistem sawah akan bergesar. Selain itu tikus juga memiliki kompetitor, dengan demikian habisnya tikus belum tentu panen padi petani tidak terancam gagal.
6. Bilakah taraf trofi suatu rantai makanan berhenti?
Jawaban : Taraf trofi adalah tingkatan dalam rantai makanan. Produsen di anggap sebagai taraf trofi pertama. Dalam penghitungan biasanya akan terdapat penurunan jumlah hewan dari taraf trofi kedua ke arah taraf trofi berikutnya. Tumbuhan dalam taraf trofi pertama biasanya juga melebihi jumlahnya daripada hewan di taraf trofi kedua. Hal ini akan menghasilkan piramida jumlah. Taraf trofi akan berhenti bila taraf trofi sudah berada pada posisi puncak (karnivor puncak).
7. Beri penjelasan mengapa ilustrasi hubungan antara organisme paling tepat adalah piramida energi. Piramida ini tidak ada yang terbalik urutan besarnya, mengapa?
Jawaban : Paling ideal dan mendasar untuk menunjukkan hubungan antar organisme pada tiap taraf trofi adalah dengan piramida energi, sebab piramida energi memperhitungkan kecepatan produksi. Berbeda dengan piramida jumlah dan biomass yang menyatakan keadaan organisme hanya pada sesaat waktu saja. Tiap batang segiempat pada piramida energi, menyatakan jumlah energi tiap satuan luas atau volum yang masuk ke taraf trofi dalam waktu yang terukur (misalnya per jam, per hari, per tahun).
8. Sebutkanlah masalah lingkungan hidup yang dapat mempengarhui kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup !
Jawaban : Ada dua dampak negatif yang pasti terjadi terjadi akibat eksploitasi sumber daya alam (komponen ekosistem) yaitu: 1). Polusi dan kerusakan lingkungan, 2). Perubahan lingkungan dengan berbagai dampaknya. Kedua dampak ini pasti menyangkut pada makhluk hidup dan manusia.
9. Sebutkanlah faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan berkurangnya oksigen yang terlarut di dalam tubuh air !
Jawaban : Keseimbangan oksigen di dalam massa air sangat ditentukan 3 faktor utama, yakni :
a. Pengaerasian kembali, melarutnya oksigen atmosfer pada permukaan air;
b. proses fotosintesa di dalam air; dan
c. penambahan oksigen ke dalam badan air melalui buangan anak sungai.
Berkurangnya pasokan oksigen didalam air disebabkan karena : 1) pernapasan aerob, dimana kegiatan mahkluk hidup yang ada di dalam tubuh air, baik jasad renik, tanaman, ikan, dan mahluk hidup yang besar membutuhkan oksigen. 2). Ekspor, dimana buangan air yang mengadung oksigen terlarut, dan 3) Deaerasi, terjadi jika kejenuhan sudah melebihi 100% terdapat oksigen terlarut (DO/ Dissolved Oxygen) yang hilang dari massa air.
10. Berbagai kasus pencemaran oleh limbah-limbah menyebabkan semakin merosotnya kualitas lingkungan terlebih kualitas air pada umumnya baik kualitas atau kuantitas. Dari berbagai bentuk dampak yang terjadi, maka perlu diadakan langkah untuk mengamankan sumberdaya air yang ada. Terdapat 3 langkah pendekatan yang diambil untuk mengelola sumberdaya air untuk pembangunan masa depan yakni:
1. Ikhtiar membesarkan kemampuan kita menyimpan dan menahan aliran mantap.
2. meningkatkan efesiensi dalam penggunaan air.
3. berusaha memelihara kualitas air sehingga penggunaannya dapat semaksimal mungkin dan ikhtiar daur terbuka.
Dari ulasan tersebut diatas, sebutkanlah tindakan tehnis untuk mengamankan sumberdaya air !

Jawaban :
a. Pencegahan penggundulan hutan.
b. Penggunaan tataguna lahan yang berimbang terhadap lingkungan.
c. Pelestarian lahan resapan.
d. Menghindari pencemaran atau eksploitasi ekosistem baik darat atau ekosistem air tawar .
e. Hemat air.

Norma Penilaian:
Bagian A: Jawaban betul nilai = 2; jawaban salah nilai = 0
Bagian B: Jawan betul sempurna nilai =4, jawaban salah nilai =1
Nilai akhir : Skor A + Skor B

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)
SEMESTER GENAP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3. 2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan

DURASI PEMBELAJARAN : teori 8 x 45 menit

INDIKATOR : Bahaya over eksploitasi ekosistem dijelaskan berdasarkan dampaknya.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian eksploitasi ekosistem dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan bahaya over eksploitasi ekosistem berdasarkan dampaknya.
3. Siswa dapat menerapkan etika lingkungan dengan baik dan benar.

MATERI PEMBELAJARAN: Eksploitasi Ekosistem dan Dampaknya

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1-2 (teori 4x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 2 Subkompetensi 2.2 tentang Eksploitasi Ekosistem dan Dmapaknya, Sub subkompetensi:
• Eksploitasi Ekosistem
• Dampak eksploitasi ekosistem
• Etika Lingkungan
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 2.2.1 Diskusi bertema perilaku hidup dan dampaknya terhadap lingkungan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas kelompok tentang kegiatan 2.2.1.
b. Siswa sesuai kelompoknya masing-masing melakukan diskusi hasil kerja kegiatan 2.2.1.
c. Guru melakukan pengamatan kegiatan siswa sambil melakukan penilaian proses.
d. Siswa mengumpulkan resume hasil diskusi.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkometensi 2. 2 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas rumah mengenai soal evaluasi subkompetensi 2.12
b. Guru dan siswa membahas jawaban soal evaluasi subkompetensi 2.2
c. Guru melakukan penilaian kualitas hasil kerja jawaban siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran berikutnya

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C 3.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan AMDAL

DURASI PEMBELAJARAN : teori 8 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Pengertian AMDAL dideskripsikan berdasarkan lingkup suatu kegiatan
2. Kebijaksanaan Lingkungan di Indonesia dijelaskan dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan
3. Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya dijelaskan secara tepat

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian AMDAL berdasarkan lingkup suatu kegiatan.
2. Siswa dapat menjelaskan tujuan dan peranan AMDAL berdasarkan lingkup suatu kegiatan.
3. Siswa dapat beberapa kasus Lingkungan di Indonesia dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan.

MATERI PEMBELAJARAN: Amdal dan Kebijakan Lingkungan di Indonesia

KEGIATAN PEMBELAJARAN 5 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 3 Subkompetensi 3.1 tentang Amdal, Sub subkompetensi:
• Arti Lingkungan
• Beberapa Kasus Lingkungan
• ANDAL dan AMDAL
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya dan mengerjakan kuis 3.1.1

KEGIATAN PEMBELAJARAN 6 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas siswa (jawaban kuis 3.1.1.)
b. Siswa dan guru membahas jawaban kuis 3.1.1
c. Siswa melanjutkan mempelajari materi sub subkompetensi :
• Proses Pelingkupan
• Rona Lingkungan
• Deskripsi proyek
• Tujuan Amdal
• Peranan Amdal
d. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan kegiatan 3.1.1 tentang Diskusi Penyebab banjir yang melanda daerah tertentu setiap musim hujan.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas kelompok tentang kegiatan 3.1.1.
b. Siswa sesuai kelompoknya masing-masing melakukan diskusi hasil kerja kegiatan 3.1.1
c. Guru melakukan pengamatan kegiatan siswa sambil melakukan penilaian proses.
d. Siswa mengumpulkan resume hasil diskusi.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkometensi 3. 1 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas rumah mengenai soal evaluasi subkompetensi 3.1
b. Guru dan siswa membahas jawaban soal evaluasi subkompetensi 3.1
c. Guru melakukan penilaian kualitas hasil kerja jawaban siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C3.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan AMDAL

DURASI PEMBELAJARAN : teori 4 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Pengertian AMDAL dideskripsikan berdasarkan lingkup suatu kegiatan
2. Kebijaksanaan Lingkungan di Indonesia dijelaskan dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan kebijaksanaan Lingkungan di Indonesia dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan.
2. Siswa dapat menjelaskan rona lingkungan hidup dalam amdal.
3. Siswa dapat menjelaskan maksud pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan

MATERI PEMBELAJARAN: Kebijakan Lingkungan di Indonesia

KEGIATAN PEMBELAJARAN 9 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 3 Subkompetensi 3.2 tentang Kebijakan Lingkungan di Indonesia, Sub subkompetensi:
• Perkembangan Istitusi Pengendalian Lingkungan
• Rona Lingkungan hidup dan Amdal
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya dan mengerjakan kegiatan 3.2.1 tentang tulisan ilmiah apresiasi kasus pembangunan lingkungan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 10 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas siswa hasil tulisan ilmiah
b. Siswa mengerjakan soal evaluasi subkompetensi 3.2:
c. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 3.2
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C3.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan AMDAL

DURASI PEMBELAJARAN : teori 6 x 45 menit

INDIKATOR : Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya dijelaskan secara tepat

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan makna dampak pada aktivitas pembangunan lingkungan .
2. Siswa dapat menjelaskan dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya secara tepat.

MATERI PEMBELAJARAN: Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 3 Subkompetensi 3.3 tentang Dampak Kegiatan Pembangunan dan Pengolahannya, Sub subkompetensi:
• Arti Dampak
• Pembangunan dan Dampaknya
• Ruang Lingkup Dampak
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya dan mengerjakan kegiatan 3.3.1 tentang tulisan ilmiah apresiasi kasus pembangunan lingkungan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa melanjutkan mempelajari materi sub subkompetensi:
• Dampak penting.
• Pengelolan Dampak
• Pengelolaan Limbah B3
b. Guru membantu menjelaskan kesulitan siswa/ hal yang belum dipahami.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk menyelesaikan kegiatan 3.3.1 dan mengerjakan soal evaluasi subkompetenis 3.4.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 13 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas siswa hasil tulisan ilmiah dan jawaban evaluasi subkompetensi 3.3
b. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 3.3

3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C3.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan AMDAL

DURASI PEMBELAJARAN : teori 5 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak dijelaskan dengan tepat
2. Prosedur pelaksanaan pengambilan data AMDAL dilakukan dengan benar
3. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan AMDAL
diidentifikasi berdasarkan praktik di lapangan.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak dengan tepat.
2. Siswa dapat melakukan prosedur pelaksanaan pengambilan data AMDAL dilakukan dengan benar.
3. Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan AMDAL
berdasarkan praktik di lapangan.

MATERI PEMBELAJARAN: Metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak

KEGIATAN PEMBELAJARAN 14 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XII Kompetensi 3 Subkompetensi 3.4 tentang Metode Identifikasi Prakiran dan Evaluasi Dampak, Sub subkompetensi:
• Metode Identifikasi Dampak
• Prakiraan Dampak
• Evaluasi Dampak
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya dan mengerjakan kegiatan 3.4.1 tentang Evaluasi dampak dari suatu kasus pembangunan di suatu daerah.(Jika memungkinkankegiatan 3.4.1 berupa simulasi amdal atau kunjungan lapangan).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 15 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan tugas 3.4.1
b. Siswa melanjutkan mempelajari materi sub subkompetensi:
• Prosedur Pengumpulan Data
• Faktor Penting dalam Amdal
b. Guru membantu menjelaskan kesulitan siswa/ hal yang belum dipahami.
c. Guru bersama siswa membahan penyelesaian kegiatan 3.4.1
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkompetensi 3.4.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 16 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas siswa evaluasi subkompetensi 3.4
b. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 3.4
c. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 3-4 (Semester genap).
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempersiapkan materi ceramah umum dari pakar AMDAL (petugas BAPEDAL setempat)

KEGIATAN PEMBELAJARAN 17 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru bersama siswa atau komponen sekolah yang lain mempersiapkan acara ceramah umum tentang AMDAL.
b. Guru bersama siswa kelas lain mengukuti ceramah umum tentang AMDAL.
c. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 1-3 (Semester genap).
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pembelajaran hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari/menyiapkan materi pembelajaran evaluasi kompetensi Semester genap).

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XII/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
KODE KOMPETENSI : C3.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan AMDAL

INDIKATOR : Soal evaluasi kompetensi dikerjakan dengan baik dan benar.

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI : Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi kompetensi komprehensif dengan skor minimal 75%.

MATERI EVALUASI KOMPETENSI:
1. Amdal dan Kebijakan Lingkungan di Indonesia
2. Dampak kegiatan pembangunan dan pengelolaannya
3. Metode Identifikasi Prakiraan dan Evaluasi Dampak

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI:
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa.
2. Inti : a. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi 3-4 komprehensip Semester genap
b. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi 3-4 komprehensip dengan skor kurang dari 70% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang telah/lebih mampu.
3. Penutup:
Guru mengingatkan siswa akan ketentuan ketuntasan minimum Semester genap, agar siswa instrospeksi diri akan nilai yang diperolehnya setelah pelaporan hasil belajar siswa nanti.

PENILAIAN :
• Tes tertulis evaluasi kompetensi semester gasal.

EVALUASI KOMPETENSI SEMESTER GENAP
WAKTU : 90 MENIT

A. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang di huruf pada lembar jawab yang tersedia !

1.Berbagai aktivitas yang berdampak terhadap menipisnya lapisan ozon adalah……………
A. pengaspalan jalan
B. pembangunan rumah-rumah didaerah puncak.
C. pemakaian kulkas.
D. pemakaian perkakas rumah tangga dari melamin.
E. pemakaian kendaraan bermotor.
2. Undang-undang tentang lingkungan di Indonesia diatur dalam :
A. UU RI No.4 th. 1982. D. UU RI No.5 th 1988
B. UU RI No.4 th.1988. E. UU RI No.10 th 1982
C. UU RI No.5 th. 1982
3. Berikut ini keseluruhan dokumen yang termasuk dalam ruang lingkup Amdal kecuali :
A. Kerangka acuan (KA). D. Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).
B. Analisis Dampak Lingkungan (Andal) E. Rencana Perubahan Lingkungan (RPL).
C. Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL).

4. Ruang tempat masyarakat dapat secara leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan peraturan yang berlaku disebut …
A. batas proyek D. batas administratif
B. batas ekologis E. batas wilayah studi.
C. batas sosial
5. Tujuan Evaluasi dampak potensial adalah ………………….
A. mengidentifikasi segenap dampak lingkungan
B. meniadakan dampak potensial yang tidak relevan dalam studi Amdal.
C. mengelompokkan dampak besar dan penting yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.
D. mengevaluasi kemungkinan terjadinya dampak buruk .
E. mengevaluasi kemungkinan terjadinya dampak tak terduga.
6. Berikut ini bukan termasuk empat kelompok besar komponen lingkungan yang diajukan oleh Leopold, yaitu ………………..
A. fisik D. biologis
B. kimia E. sosial
C. hubungan ekologi
7. Peranan Amdal dalam proyek-proyek pembangunan adalah ………………
A. melindungi lingkungan alami dan buatan
B. melindungi manusia di sekitar proyek
C. melindungi binatang dan tumbuhan di sekitar proyek.
D. melindungi lingkungan sekaligus pembangunan itu sendiri.
E. melindungi proyek pembangunan karena merupakan investasi.
8.Tanpa disadari pembangunan pemukiman sering menimbulkan dampak ……
A. Menurunnya kesuburan tanah. D. Meningkatnya pendapatan asli daerah.
B. Terbukanya lapagan kerja. E. Terbukanya pendapatan asli daerah.
C. Meningkatnya ekonomi masyarakat.
9. Pesatnya industrialisasi dan padatnya transportasi di kota-kota besar jika berlanjut akan berdampak….
A. Mudahnya transportasi D. Memicu terjadinya pemanasan global.
B.Terjadinya peningkatan devisa. E. Lancarnya komunikasi
C.Terbukanya lapangan kerja.
10. Dasar utama pembangunan di Indonesia seperti termaktub dalam GBHN mengamankan………
A. pembangunan harus disertai terbukanya lapangan kerja.
B. pembangunan harus disertai peningkatan ekonomi.
C. pembangunan harus dibarengi pelestarian lingkungan.
D. pembangunan harus meningkatkan fasilitas warga setempat.
E. pembangunan harus disertai pembukaan sarana peribadatan.
11. Berikut ini adalah bukan tujuan pembangunan lingkungan hidup yaitu ………..
A. merehabilitasi kerusakan lingkungan
B. memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan
C. meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
D. meningkatkan pendapatan asli daerah.
E. mengendalikan pencemaran
12. Berikut ini daftar lingkungan hidup yang bukan merupakan bagian dari iklim adalah ……….
A. Data periodik bencana. D. Kualitas udara.
B. Stasiun meteorologi dan geofisika E. Sumber kebisingan dan getaran.
C. Interaksi dengan cuaca.
13. Berikut ini adalah usaha yang tidak wajib disertai Amdal ………..
A. Pertambangan umum yang luasnya lebih daripada 500 Ha.
B. Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang berdaya diatas 500 MW
C. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
D. Pengolahan biji dengan Sianida.
E. Usaha makanan dengan sistem Waralaba.
14. Pengelolaan Analisis Mengani Dampak Lingkungan (AMDAL) dan pembinaan teknis kemampuan pengendalian dampak lingkungan secara kelembagaan merupakan tugas……….
A. Bapedal D. Masyarakat setempat.
B. Menteri Lingkungan Hidup E. Kepala Desa.
C. Kepala Daerah Tingkat I

15. Syarat mutlak terciptanya pembangunan berkelanjutan adalah……
A. pembangunan selalu menghasilkan keuntungan
B. pembangunan selalu bermanfaat bagi sekelilingnya.
C. pembangunan selalu disertai penyediaan sarana pendidikan transportasi dan peribadatan.
D. pembangunan harus selalu meningkatkan pendapatan daerah
E. pembangunan harus berwawasan lingkungan
16. Dampak dapat diartikan sebagai ………
A. Suatu perubahan yang terjadi sebagai akibat dari sutau aktivitas.
B. Suatu perubahan yang buruk akibat suatu aktivitas .
C. Suatu perubahan yang baik akibat suatu aktivitas.
D. Suatu ativitas yang menyebabkan perubahan.
E. Suatu benturan yang akibat adanya proyek.
17. Berikut ini dampak positif kerja.
A. terbukanya lapangan kerja. D. kehadiran fasilitas listrik
B. pelonjakan sarana transportasi. E. tergusurnya sebagian penduduk
C. kemudahan sarana transportasi.
18. Berikut ini dampak positif akibat adanya suatu proyek yaitu …………
A. matinya ikan-ikan di pinggir saah karena penyemprotan hama.
B. berkurangnya beberapa populasi hewan langka .
C. tergusurnya sebagian penduduk.
D. meningkatnya fasilitas pendidikan dan kesehatan.
E. terjadinya kesenjangan sosial- ekonomi.
19. Peningkatan kepadatan lalu-lintas berdampak negatif, diantaranya……
A. peningkatan gas CO (Karbon monoksida). D. peningkatan gas oksigen di jalan.
B. lancarnya lalu lintas E. harga bensin semakin mahal
C. mudahnya komunikasi
20. Tumpahnya minyak ke perairan selama pengangkutan di laut, secara garis besar merupakan jenis dampak yang termasuk dalam ruang lingkupnya……
A. dampak biologis D. dampak sosial- budaya
B. dampak fisis dan khemis E. dampak geologis.
C. dampak sosial – ekonomis
21. Vegetasi penutup tanah termasuk komponen penyusun dampak ………….
A. fisis D. sosial
B. khemis E. ekonomi
C. biologis
22.Berikut ini termasuk daftar komponen yang termasuk ruang lingkup sosial budaya………..
A. cagar budaya D. penyerapan tenaga kerja
B. tanaman pertanian E. luas areal hutan
C. produksi ternak
23. Berikut ini adalah beberapa pihak yang tidak terkait dengan mata rantai pengelolaan limbah B-3, yaitu…….
A. penghasil limbah B-3 D. pengolah limbah B-3
B. pengumpul limbah B-3 E. pengawas limbah B-3
C. pengangkut limbah B-3
24. Komponen atas lahan milik penduduk untuk keperluan rencana usaha atau kegiatan merupakan cara penanganan dampak melalui pendekatan …………..
A. teknologi D. biologis
B. institusi E. sosial budaya
C. sosial ekonomi
25. Metode identifikasi dampak yang memuat daftar uji aktivitas pembangunan dan daftar uji lingkungan yang terkena dampak disebut ……..
A. metode daftar uji D. metode sebab akibat
B. metode matrik E. metode kasualitas
C. metode bagan alir
26.Metode identifikasi dampak yang berusaha untuk mengidentifikai interaksi antara aktivitas dampak dengan faktor lingkungan yang terkena dampak dalam bentuk jaringan (network) disebut……………
A. metode network D. metode bagan alir
B. metode daftar uji E. metode beringin
C. metode matrik
27.Pada prinsipnya prakiraan dampak secara kuantitaif merupakan perbedaan antara …………
A. kondisi penyebab dampak dengan lingkungan
B. kondisi lingkungan sebelum dengan sesudah ada proyek.
C. kondisi pabrik dengan lingkungan
D. kondisi masyarakat sesudah ada proyek dengan sebelum ada proyek.
E. kondisi pemerintah selama lima tahun terakhir.
28. Evaluasi dampak merupakan proses studi Amdal sebelum……………
A. Dilaporkan ke pemrakarsa proyek. D. Rekomendasi penanganan dampak.
B. Dilaporkan ke pemerintah E. Identifikasi dampak.
C. Proses pelingkupan
29. Data mengenai peta daerah bahaya gunung Merapi dapat kita peroleh di…….
A. Bakosurtanal D. Pusat Penelitian
B. Badan Pertanahan Nasional E. LAPAN
C. Direktorat Vulkanologi
30. Kelemahan metode informal dalam evaluasi dampak adalah ……..
A. Adanya sel matriks D. Sifatnya sangat sederhana
B. Adanya skor yang tidak jelas. E. Mudah dilakukan
C. Fluktuasi yang besar antara anggota tim dalam pemberian nilai

B. Jawablah dengan singkat, jelas dan benar !
1. Jelaskan apayang dimaksud dengan
a. Amdal b. Rona Lingkungan
2. Sebutkan beberapa cakupan (dokumen) yang merupakan bagian-bagian dari Amdal !
3. Sebutkan dan jelaskan beberapa batas-batas ruang yang menjadi pertimbangan penetapan lingkup wilayah studi Amdal !
4. Jelaskan peranan Amdal dalam pelaksanaan proses pembangunan !
5. Jelaskan tujuan diberlakunya Amdal dalam setiap aktivitas pembangunan !
6. Sebutkan beberapa fungsi adanya institusi Bapedal !
7. Sebutkan tiga pokok pikiran penting yang terkandung dalam pembangunan berwawasan lingkungan !
8. Jelaskan arti mengenai konsep pembangunan berkelanjutan. Apa syarat mutlak agar pembangunan berkelanjutan dapat terwujud ?
9. Jelaskan bagaimana mengelola dampak dengan pendekatan teknologi !
10. Jelaskan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Amdal !

Kunci Jawaban Evaluasi kompetensi Semester genap:
Bagian A:
1. C 2. A 3. E 4. C 5. B 6. B 7. D 8. C 9. D 10. C
11. D 12. C 13. E 14. A 15. E 16. A 17. A 18. D 19. A 20. B
21. C 22. A 23. E 24. C 25.A 26. C 27. B 28. D 29. C 30. C

Bagian B:
1. Jelaskan apayang dimaksud dengan
a. Amdal b. Rona Lingkungan
Jawaban :
a. Amdal diartikan sebagai hasil studi mengenai dampak suatu kegiatan yang direncanakan terhadap lingkungan. Di dalam Amdal memuat keseluruhan dokumen studi kelayakan lingkungan yang terdiri atas Kerangka Acuan (KA), Analisis Dampak lingkungan (Andal), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).
b. Rona lingkungan adalah gambaran keadaan lignkungan di tempat proyek yang akan dibangun dan didaerah sekitarnya. Rona lingkungan meliputi Rona lingkungan alam dan lingkungan buatan (Pemukiman, pertanian dan sebagainya).
2. Sebutkan beberapa cakupan (dokumen) yang merupakan bagian-bagian dari Amdal !
Jawaban : Pelingkupan dampak besar dan penting dilakukan melalui tahap-tahap proses sebagai berikut :
a. Identifikasi dampak potensial
b. Tahap ini bertujuan untuk mengidentifikasi segenap dampak lingkungan hidup (primer, sekunder) yang secara potensial akan timbul sebagai akibat adanya rencana usaha dan/ atau kegiatan. Pada tahap ini hanya diinvetarisasi dampak potensial yang mungkin timbul tanpa memperhatikan besar/kecilnya dampak atau penting tidaknya suatu dampak.
c. Evaluasi dampak potensial
d. Tahap ini bertujuan untuk menghilangkan/meniadakan dampak potensial yang dianggap tidak relevan atau tidak penting, sehingga diperoleh daftar dampak besar dan penting yang dipandang perlu dan relevan untuk ditelaah secara mendalam dalam studi Andal. Selanjutnya daftar dampak besar dan penting potensial ini disusun berdasarkan perkembangan atas hal-hal yang dianggap penting oleh masyarakat di sekitar rencana usaha dan/atau kegiatan, instansi yang bertanggungjawab dan para pakar.
e. Pemusatan dampak besar dan penting /Focussing
Tahap ini bertujuan untuk mengelompokkan/mengorganisir dampak besar dan penting yang telah dirumuskan dari tahap sebelumnya dengan maksud agar diperoleh isu-isu pokok lingkungan yang dapat mencerminkan atau menggambarkan secara utuh dan lengkap perihal :
1). Keterkaitan antara rencana usaha dan atau kegiatan dengan komponen lingkungan hidup yang mengalami perubahan mendasar (dampak besar dan penting).
2). Keterkaitan antara berbagai komponen dampak besar dan penting yang telah dirumuskan.
3. Sebutkan dan jelaskan beberapa batas-batas ruang yang menjadi pertimbangan penetapan lingkup wilayah studi Amdal !
Jawaban : Lingkup wilayah studi analisis dampak lingkungan (Andal) ditetapkan berdasarkan perkembangan batas-batas ruang sebagai berikut :
a. Batas Proyek
Batas proyek adalah ruang tempat suatu rencana usaha dan/atau kegiatan akan melakukan kegiatan pra konstruksi, konstruksi dan operasi. Posisi batas proyek ini sebaiknya dinyatakan dalam koordinat.
b. Batas ekologis
Batas ekologis adalah ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha dan/ atau kegiatan menurut media (ransportasi limbah/ air, udara), dimana proses alami yang berlangsung di dalam ruang tersebut diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar. Ruangan ini mencakup ruang disekitar rencana usaha dan/atau kegiatan yang secara ekologis memberi dampak terhadap aktivitas dan/atau kegiatan .
c. Batas sosial
Batas sosial adalah ruang di sekitar rencana usaha dan/atau kegiatan yang merupakan tempat berlangsungnya interaksi sosial yang mengandung norma dan nilai tertentu yang sudah mapan (termasuk sistem dan struktur sosial), sesuai dengan proses dinamika sosial suatu kelompok masyarakat, yang diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar akibat suatu rencana usaha dan /atau kegiatan. Batas sosial ini sangat penting bagi pihak-pihak yang terlibat dalam studi ANDAL, mengingat adanya kelompok-kelompok yang kehidupan sosial ekonomis dan budaya akan mengalami perubahan mendasar akibat usaha dan/atau kegiatan.
d. Batas Administratif
Batas Administratif adalah ruang tempat masyarakat dapat secara leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam ruang tersebut. Batas ruang tersebut dapat berupa batas administrasi pemerintah atau batas konsesi pengelola sumber daya oleh suatu usaha dan/atau kegiatan (misalnya, batas HPH, batas kuasa pertambangan).
e. Batas ruang lingkup wilayah studi ANDAL.
Batas ruang lingkup wilayah studi ANDAL adalah ruang yang merupakan kesatuan dari keempat wilayah diatas, namun penentunya disesuaikan dengan kemampuan pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data, seperti waktu, dana, tenaga, teknik dan metode teladan. Ruang lingkup wilayah studi bertitik tolak pada ruang bagi rencana usaha dan/atau kegiatan, kemudain diperluas ke ruang ekosistem, ruang sosial dan ruang administratif yang lebih luas.
4. Jelaskan peranan Amdal dalam pelaksanaan proses pembangunan !
Jawaban : Setidaknya ada dua alasan penting mengapa Amdal perlu dilakukan. Pertama, Amdal dilakukan untuk proyek yang akan dibangun karena undang-undang dan Peraturan Pemerintah menghendaki demikian. Kedua Amdal harus dilakukan agar kualitas lingkungan tidak rusak karena adanya proyek-proyek pembangunan.
5. Jelaskan tujuan diberlakunya Amdal dalam setiap aktivitas pembangunan !
Jawaban : Menurut Caldwell (1978), tujuan fundamental Amdal adalah internalisasi pertimbangan lingkungan dalam proses perencanaa pembuatan program dan pengambilan keputusan. Dalam buku pegangan Badan Pembangunan Internasional Development (AID) menyatakan tujuan Amdal adalah untuk menjamin bahwa pertimbangan lingkungan telah diikutsertakan dalam perencanaan, rancang bangun (design) dan pelaksanaan proyek.
6. Sebutkan beberapa fungsi adanya institusi Bapedal !
Jawaban : Adapun fungsi BAPEDAL adalah sebagai berikut :
1. Menetapkan kebijaksanaan teknis pencegahan dan penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan.
2. Pengembangan kelembagaan dan peningkatan kapasitas pengendalian dampak lingkungan.
3. Pengendalian kebijaksanaan teknis pencegahan dan penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan.
4. Pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan .
5. Penyelenggaraan bimbingan teknis terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran dari kerusakan lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan.
6. Pengelolaan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan pembinaan teknis kemampuan pengendalian dampak lingkungan .
7. Sebutkan tiga pokok pikiran penting yang terkandung dalam pembangunan berwawasan lingkungan !
Jawaban : tiga pokok pikiran yang penting yang terkandung dalam pembangunan berwawasan lingkungan, yaitu (1) pengelolaan sumber alam secara bijaksana, (2) pembangunan berkesinambungan sepanjang waktu dan (3) peningkatan kualitas hidup.
8. Jelaskan arti mengenai konsep pembangunan berkelanjutan. Apa syarat mutlak agar pembangunan berkelanjutan dapat terwujud ?
Jawaban : Menurut Komisi sedunia tentang lingkungan dan Pembangunan (WCED, 1987), pembangunan berkelanjutan sendiri didefinisikan sebagai pembangunan yang mengusahakan dipenuhinya kebutuhan sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pembangunan berkelanjutan mengandung makna bahwa lingkungan dapat mendukung pembangunan secara terus menerus karena tidak habisnya sumber daya yang menjadi modal pembangunan, pabrik, prasarana pembangunan dan sumber daya alam.
Dengan demikian, agar konsep pembangunan berkelanjutan dapat terwujud maka hendaklah pembangunan harus berwawasan lingkungan. Dengan kata lain, pembangunan berwawasan lingkungan merupakan syarat mutlak terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
9. Jelaskan bagaimana mengelola dampak dengan pendekatan teknologi !
Jawaban : Pendekatan ini merupakan cara-cara atau teknologi yang digunakan untuk mengelola dampak besar dan penting lingkungan hidup. Misalnya :
a Dalam rangka penanggulangan Limbah bahan berbahaya dan beracun (B-3) akan ditempuh cara :
1). membatasi atau mengisolasi limbah.
2). melakukan minimalisasi limbah dengan mengurangi jumlah/ volume limbah (“reduce”), menggunakan kembali limbah (“reuse”) atau mendaur ulang (“re-cycle”).
3). netralisasi limbah dengan menambah zat kimia tertentu sehingga tidak membahayakan manusia dan makhluk hidup lainnya.
b. Dalam rangka mencegah, mengurangi atau memperbaiki sumber daya alam, akan ditempuh cara, misalnya :
1.Membangun terasering atau penanaman tanaman penuhnya tanah untuk mencegah erosi.
2.Mereklamsi lahan bekas galian tambang dengan pengaturan tanah atas dan penanaman tanaman penutup tanah.
c. Dalam rangka meningkatkan dampak positif berupa peningkatan nilai tambah dari dampak positif yang telah ada, misalnya melalui daya guna dari dampak positif tersebut.
10. Jelaskan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Amdal !
Jawaban : Berdasarkan praktik lapangan, beberapa faktor yang diperhatikan dalam pelaksanaaan Amdal antara lain :
1. Dalam pengumpulan data harus dilakukan dengan metode yang tepat,baik meliputi data primer (langsung) maupun data sekunder. Jenis data yang diperoleh hendaknya bersifat sahih dan dapat dipercaya (reliabel). Disamping itu data yang disajikan harus relevan dengan masalah yang dipelajari. Kurang fokusnya data terhadap permasalahan yang timbul akan mempersulit penggunaan laporan Amdal bagi para perencanaan dan pemrakarsa pembangunan.
2. Penyusunan Studi Amdal
Penyusunan Amdal harus dilakukan oleh para ahlu yang berkompeten. Menurut aturan, dan pedoman penyusunan Amdal, ketua tim penyusun studi Amdal harus bersertifikat Amdal B, sedangkan anggota penyusun lainnya harus mempunyai keahlian yang sesuai dengan lingkungan studi Amdal yang akan dilakukan .
3. Rona lingkungan hidup
Penyajian rona lingkungan hidup di wilayah proyek kegiatan hendaknya dilakukan secara lengkap, cermat dan tepat. Penyajian rona lingkungan hidup dalam pengambilan keputusan.
4. Waktu
Penyerahan laporan Amdal hendaknya dilakukan tepat waktu. Keterlambatan laporan Amdal akan menyebabkan kurang berfungsinya Amdal dalam memberikan masukan untuk pengambilan keputusan dalam proses perencanaan.
5. Persyaratan Proyek
Penyertaan Amdal dalam suatu rencana proyek atau usaha haruslah menjadi bagian intergral izin pelaksanaan proyek. Pernyataan Amdal dalam suatu rencana proyek akan mempermudah dalam pemantauan lingkungan hidup.
6. Adanya komisi Amdal yang berkualitas dan berwibawa. Keberadaan komisi Amdal yang berasal dari pihak pemerintah untuk menjamin dilaksankannya Amdal sangat diperlukan. Badan Pemerintah tersebut haruslah mempunyai kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan segala sesuatu yang telah direkomendasikan dalam laporan Amdal. Bahkan jika terjadi penyimpangan badan pemerintah tersebut harus dapat menegur atau bahkan dapat memerintahkan penghentian suatu proyek.

Norma Penilaian:
Bagian A: Jawaban betul nilai = 2; jawaban salah nilai = 0
Bagian B: Jawan betul sempurna nilai =4, jawaban salah nilai =1
Nilai akhir : Skor A + Skor B

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XII, Purwo Sutanto, Klaten: Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
http://www.nysaes.cornell.edu/ent/biocontrol/info/primer.html
http://www.menlh.go.id

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

sumber: http://ipasmk.blogspot.com

RPP IPA SMK KELAS XI
SEMESTER GASAL
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
KODE KOMPETENSI : B 2.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi jenis limbah

DURASI PEMBELAJARAN : Teori 6 x 45 menit Praktik 4 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Pengertian limbah sebagai buangan hasil akibat aktivitas manusia yang akan mengganggu kesetimbangan alam jika jumlahnya melebihi nilai ambang batas dideskripsikan dengan benar.
2. Macam-macam limbah diidentifikasi berdasarkan sumber yang ada di lingkungan.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian limbah sebagai buangan hasil akibat aktivitas manusia yang akan mengganggu kesetimbangan alam jika jumlahnya melebihi nilai ambang batas dengan benar.
2. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam limbah berdasarkan sumber yang ada di lingkungan.
3. Siswa dapat melakukan pengelompokan limbah berdasarkan jenis senyawa dan wujudnya dengan benar.
4. Siswa dapat melakukan observasi utk mengklasifikasi jenis limbah di lingkungannya dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN: Mengidentifikasi Jenis-Jenis Limbah

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1-2 (teori 3 x 45 menit, Praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru menerangkan materi Semester gasal, alokasi waktu, model pembelajaran serta penilaian yang akan dilalui.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 1 tentang Pengertian, Sumber, dan Jenis Limbah, subkompetensi:
• Pengertian Limbah.
• Sumber Limbah.
o Limbah Rumah tangga
o Limbah Industri
• Jenis-jenis Limbah
o Limbah Padat
o Limbah Cair
o Limbah Gas
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
c. Guru membentuk kelompok kerja siswa untuk mengerjakan tugas Buku IPA SMK Kelas XI, kompetensi 1, Kegiatan 1.1: Observasi jenis limbah di lingkungan sekitar.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. guru menugaskan siswa untuk menyelesaikan kegiatan 1.1 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3-4 (teori 3 x 45 menit, Praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru melakukan refresing atas materi pertemuan sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa pada kegiatan 1.1
b. Siswa berdiskusi hasil temuan tentang Pola, Proporsi dan Jenis Limbah dari lingkungan sekitar.
c. Guru memperhatikan/mengapresiasi jawaban siswa.
d. siswa mengerjakan evaluasi kompetensi 1.
e. Siswa dan guru membahas jawaban evaluasi kompetensi 1.
3. Penutup
a. Siswa dan guru menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempelajari di rumah materi pertemuan berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
KODE KOMPETENSI : B 2. 2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi jenis polusi pada Lingkungan Sekitar

DURASI PEMBELAJARAN : teori 10 x 45 menit, praktik 4 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Jenis-jenis polusi dan polutan didentifikasi berdasarkan keberadaan dan jenis Lingkungan Sekitar.
2. Pengelompokan polutan berdasarkan jenis senyawa, wujud, dan sifatnya dilakukan dengan benar.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian polusi dengan benar.
2. Siswa dapat mengidentifikasi jenis polusi berdasarkan tempat kejadiannya.
3. Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis dan asal polutan berdasarkan keberadaannya.
4. Siswa dapat menjelaskan konsep siklus air dengan benar.
5. Ssiwa dapat mengelompokkan jenis dan kegunaan air sesuai kualitasnya.
6. Siswa dapat menjelaskan pengertian sabun, dan detergen serta dampaknya terhadap kualitas air dengan benar.
7. Siswa dapat mengapreasiasi kualitas lingkungan dalam bentuk diskusi dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN: Polusi Lingkungan

KEGIATAN PEMBELAJARAN 5 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 2, tentang Polusi Lingkungan, subkompetensi:
• Pengertian Polusi.
• Polusi Udara.
• Polusi Air.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 2.1 Membuat alat penyaring air.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 6 (Praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mendemonstrasikan alat penyaring yang mereka buat secara kelompok.
b. Siswa mendiskusikan hasil kerja kelompok mereka tentang kualitas alat saring air yang mereka buat.
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 2, subkompetensi:
• Polusi Tanah.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Siswa dan guru menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk menyiapkan materi diskusi (kegiatan 2.5) tentang Polusi di Lingkungan Sekitar

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8-9 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempresentasikan diskusi kelompok dengan tema Polusi Lingkungan Sekitar
b. Guru mengapresiasi dan menilai penampilan diskusi yang sedang berlangsung.
3. Penutup
a. Siswa dan guru menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan soal evaluasi kompetensi 2

KEGIATAN PEMBELAJARAN 10 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tugas rumah (soal evaluasi kompetensi 2) sekaligus mengoreksi jawaban siswa.
b. Guru bersama siswa membahas jawaban atas soal evaluasi kompetensi 2.
3. Penutup
a. Siswa dan guru menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Pengamatan proses
• Penugasan

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
KODE KOMPETENSI : B 2.3
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan

DURASI PEMBELAJARAN : teori 6 x 45 menit; praktik 12 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Pengaruh dampak polusi terhadap penurunan kualitas hidup manusia dideskripsikan dengan benar.
2. Dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungannya dihubungkan dengan fakta-fakta yang ada di lingkungan.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat mendeskripsikan pengaruh dampak polusi terhadap penurunan kualitas hidup manusia dengan benar.
2. Siswa dapat menganalisa fakta di lingkungan sekitar tentang dampak polusi terhadap kesehatan manusia.
3. Siswa dapat mendeskripsikan pengaruh dampak polusi terhadap penurunan kualitas hidup manusia dengan benar.
4. Siswa dapat menjelaskan pengaruh polusi air terhadap kualitas lingkungan.
5. Siswa dapat menjelaskan pengaruh polusi udara terhadap kualitas lingkungan.
6. Siswa dapat menganalisa fakta di lingkungan sekitar tentang dampak polusi terhadap kualitas lingkungan.

MATERI PEMBELAJARAN: Dampak Polusi Terhadap Kesehatan

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 3, tentang Dampak Polusi subkompetensi:
• Dampak Polusi terhadap Kesehatan manusia
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 3.4 tentang Observasi polusi udara di lingkungan sekitar.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 (Praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh beberapa siswa (acak/sampling) untuk mempresentasikan hasil observasinya, dan siswa lain memberikan tanggapan atas presentasi temannya.
b. Guru mengapresiasi jalannya diskusi dan kualitas jawaban siswa sambil melakukan penilaian.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya
KEGIATAN PEMBELAJARAN 13 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 3, tentang Dampak Polusi subkompetensi:
• Dampak Polusi terhadap Lingkungan
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 3.6 tentang Dampak pencemaran air terhadap ekosistem air.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 14-15 (Praktik 8 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh beberapa siswa (acak/sampling) untuk mempresentasikan hasil observasinya (kegiatan 3.6), dan siswa lain memberikan tanggapan atas presentasi temannya
b. Guru mengapresiasi jalannya diskusi dan kualitas jawaban siswa sambil melakukan penilaian.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan evaluasi kompetensi 3

KEGIATAN PEMBELAJARAN 16 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tugas rumah (soal evaluasi kompetensi 3) sekaligus mengorekasi jawaban siswa.
b. Guru bersama siswa membahas jawaban atas soal evaluasi kometensi 3.
c. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 1-3 (Semester gasal).
3. Penutup
a. Siswa dan guru menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya

INDIKATOR : Soal evaluasi kompetensi dikerjakan dengan baik dan benar.

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI : Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi kompetensi komprehensif dengan skor minimal 75%.

MATERI EVALUASI KOMPETENSI:
1. Mengidentifikasi Jenis – jenis Limbah.
2. Polusi Lingkungan.
3. Dampak Polusi Terhadap Kesehatan.

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa.
2. Inti : a. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi 1-3 komprehensip Semester gasal
b. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi 1-3 komprehensip dengan skor kurang dari 70% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang telah/lebih mampu.
3. Penutup:
Guru mengingatkan siswa akan ketentuan ketuntasan minimum Semester gasal, agar siswa instrospeksi diri akan nilai yang diperolehnya setelah pelaporan hasil belajar siswa nanti.

PENILAIAN :
• Tes tertulis evaluasi kompetensi semester gasal.
Instrumen

EVALUASI KOMPETENSI SEMESTER GASAL
WAKTU : (90 menit)

A. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan memberi silang pada salah satu huruf di lembar jawab!
1. Di Indonesia, pengaturan lingkungan hidup dituangkan dalam sebuah undang-undang, yaitu …..
A. UU RI No. 23 th. 1997 D. UU RI No. 3 th. 2001
B. UU RI No. 32 th. 1997 E. UU RI No. 2 th. 1997
C. UU RI No. 32 th. 2001
2. Di bawah ini merupakan pengertian lingkungan hidup yang paling tepat adalah …….
A. kesatuan ruang dengan semua benda yang ada.
B. kesatuan ruang dengan semua benda, daya, d keadaan makhluk hidup.
C. kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan makhluk hidup serta perilaku manusia di dalamnya yang mempengaruhi makhluk hidup lain.
D. kesatuan ruang, keadaan dan perilaku manusia di dalamnya.
E. kesatuan, keadaan dan perilaku manusia yang mempengaruhi kelangsungan makhluk hidup lain.
3. Di bawah ini merupakan pengertian pencemaran lingkungan hidup yang paling tepat adalah ….
A. masuknya makhluk hidup ke dalam lingkungan hidup.
B. masuknya benda asing ke dalam lingkungan hidup.
C. masuknya makhluk hidup dan benda ke dalam lingkungan hidup.
D. kondisi lingkungan hidup yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
E. masuknya makhluk hidup, energi, atau benda lain ke dalam lingkungan hidup sehingga kualitas lingkungan hidup tersebut menurun.
4. Faktor aktifitas manusia yang mendorong produksi limbah adalah …..
A. Industrialisasi dan Urbanisasi
B. Modernisasi dan Transportasi
C. Pertambahan penduduk dan Industrialisasi
D. Pertambahan penduduk, Urbanisasi, Industrialisasi, dan Modernisasi.
E. Pemukiman, Modernisasi, dan Transportasi.
5. Parameter untuk penentuan kualitas air limbah atau limbah cair DO dan COD. Air yang berkualitas baik akan mempunyai nilai…
A. COD rendah dan DO tinggi. D. COD tinggi dan DO rendah
B. COD tinggi dan DO tinggi E. COD = DO
C. COD rendah dan DO rendah
6. BOD20 7 = 15 memiliki makna…..
A. Banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik secara biologis sebanyak 20 ppm.
B. Banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik secara biologis sebanyak 15 ppm.
C. Banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik secara biologis sebanyak 7 ppm.
D. waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik secara secara biologis sebanyak 20 hari
E. waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik secara biologis sebanyak 15 hari.
7. Dalam konsep penanganan limbah dikenal adanya istilah reuse dan recycle. Makna yang paling tepat bagi kedua istilah tersebut adalah ….
A. Reuse adalah menggunakan kembali sesuai bentuk dan fungsi aslinya. Recycle adalah mengubah bentuk dan fungsi aslinya.
B. Reuse adalah menggunakan kembali sesuai bentuk dan fungsi aslinya. Recycle adalah mengubah bentuk dan fungsi aslinya untuk mendapatkan manfaatnya kembali.
C. Reuse adalah mengubah bentuk dan fungsi aslinya Recycle adalah menggunakan kembali sesuai bentuk dan fungsi aslinya.
D. Reuse adalah menggunakan kembali dengan mengubah fungsi. Recycle adalah mengembalikan ke fungsi aslinya.
E. Reuse maupun Recycle merupakan upaya untuk mengambil manfaat barang semaksimal mungkin.
8. Anton menggunakan kaleng bekas untuk pot tanaman. Ani merangkai kain perca membentuk lembaran kain yang kemudian digunakan untuk membuat tas. Pernyataan yang benar untuk kreatifitas kedua anak tersebut adalah …..
A. Anton melakukan kegiatan mereuse, sedangkan Ani merecycle.
B. Ani melakukan kegiatan mereuse, sedangkan Anton merecycle.
C. Anton maupun Ani melakukan kegiatan mereuse.
D. Anton maupun Ani melakukan kegiatan merecycle.
E. Anton dan Ani sama-sama berjasa dalam usaha pemanfaatan limbah
9. Dari menganalisis limbah rumah tangga di suatu lokasi TPA sampah kita bisa mengidentifikasi asal sampah tersebut. Sampah yang berasal dari daerah yang lebih modern (kota) akan memiliki ciri……
A. mayoritas sampah terdiri dari plastik dan daun.
B. mayoritas sampah terdiri dari plastik dan kertas.
C. mayoritas sampah terdiri dari kertas dan daun
D. mayoritas sampah terdiri dari plastik dan kaleng.
E. mayoritas sampah terdiri dari kayu dan daun
10. Ciri khas kualitas air limbah dari daerah kumuh adalah ….
A. jumlah bakteri E. Coli, BOD, dan COD rendah.
B. jumlah bakteri E. Coli tinggi, BOD rendah dan COD tinggi.
C. jumlah bakteri E. Coli dan BOD, tinggi dan COD rendah.
D. jumlah bakteri E. Coli rendah, BOD, dan COD tinggi.
E. jumlah bakteri E. Coli, BOD, dan COD tinggi.
11. Uji emisi pada alat transportasi bertujuan untuk mengendalikan polusi udara. Pada hakekatnya uji emisi adalah untuk mengetahui ……..
A. penggunaan jumlah bahan bakar alat transportsi.
B. penggunaan jenis bahan bakar alat transportsi.
C. kualitas bahan bakar alat transportsi.
D. kualitas pembakaran bahan bakar alat transportsi.
E. umur alat transportsi.
12. Dalam proses pengolahan air limbah menjadi air baku mutu kadang-kadang disertai pemaparan (pengeluaran) gas tertentu yaitu gas……
A. Cl2 D. CO2
B. H2 E. CO
C. N2
13. Di antara jenis gas NOx berikut ini yang paling berbahaya bagi manusia adalah gas….
A. N2O5 D. N2O
B. N2 E. NO
C. NO2
14. Di antara jenis senyawa berikut ini yang bersifat korosif terhadap kaca adalah ….
A. H2S D. HCl
B. HF E. CO
C. CO2
15. Ukuran batas bahan pencemar yang masih dapat ditolelir oleh lingkungan hidup disebut….
A. batas polutan D. Baku mutu
B. kualitas lingkungan hidup E. baku mutu lingkungan hidup
C. pencemaran lingkungan hidup
16. Gas Ozone (O3) banyak terdapat di zone udara yang disebut lapisan……..
A. mesosphere D. trophospere
B. stratosphere E. atmosfere
C. thermosphere
17. Emisi polutan ke udara yang disebabkan oleh aktivitas manusia disebut…….
A. mekanogenik emission D. Vulcanogenik emission
B. biogenik emission E. fotogenik emission
C. anthropogenik emission
18. Udara termsuk berkualitas baik untuk kesehatan manusia bila memiliki kadar……..
A. N2 78% dan O2 21%. D. N2 78% dan O2 18%.
B. N2 12% dan O2 78%. E. N2 22% dan O2 21%.
C. N2 21% dan O2 78%.
19. Gas NO2 bila terkena air (uap air di udara) dapat membentuk ……. yang disebut hujan asam.
A. HNO2 atau HNO3 D. HNO2
B. N2O5 E. NH3
C. HNO3
20. Hujan asam juga dapat terjadi bila SO3 bereaksi dengan uap air di udara sehingga menghasilkan….
A. H2S D. HSO3
B. H2SO4 E. S + SO2
C. H2SO3
21. Hujan asam selain berpotensi korosif terhadap logam juga dapat mempercepat pelapukan tembok, karena …..
A. CaCO3 → CaSO4 D. H2CO3 → H2O + CO2
B. CaSO4 → CaCO3 E. H2SO4 → H2O + SO3
C. H2SO4 → CaSO4
22. Pencemaran udara bisa mengakibatkan seseorang pingsan. Hal ini terjadi karena …
A. Hemoglobin darah lebih banyak mengikat O2 dari pada CO
B. Hemoglobin darah lebih banyak mengikat CO dari pada O2
C. Terbentuknya NO dari pembakaran bensin
D. Gas SO2 terlalu banyak di udara
E. Darah kekurangan CO2
23. Salah satu usaha pemerintah yang paling tepat untuk mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh CO2, adalah …
A. Membatasi jumlah kendaraan bermotor D. Membuat hujan buatan
B. Menebarkan zat penyerap udara E. Membuang saringan CO2
C. Mengadakan penghijauan
24. Air yang dibutuhkan manusia untuk keperluan hidup misalnya minum, masak, mencuci, dan mandi adalah …
A. Air murni D. Air keruh
B. Air sadah E. Air bersih
C. Air tawar
25. Berikut ini adalah syarat fisik air yang sehat, kecuali …
A. Tidak keruh D. pHnya 7
B. Suhu tinggi E. Tidak berbau
C. Tidak berwarna
26. Salah satu cara yang tepat untuk menanggulangi kesadaran air yang bersifat sementara adalah …
A. Direbus D. Disaring
B. Disinari dengan ultra violet E. Digunakan bahan kimia
C. Dipanaskan dengan sinar matahari
27. Berikut ini adalah beberapa penggunaan oksigen kecuali …
A. Untuk pembakaran D. Untuk pernafasan hewan dan manusia
B. Untuk pembakaran roket E. Untuk proses asimilasi tumbuhan hijau
C. Bersama dengan gas karbit untuk mengelas
28. Permukaan bumi terlindung dari radiasi berenergi tinggi karena dalam atmosfer terdapat …
A. Argon D. Ozon
B. Oksigen E. Uap air
C. Karbon dioksida
29. Gas pencemar udara di bawah ini yang paling beracun …
A. CO2 D. H2
B. O2 E. CO
C. H2S
30. Cara mengidentifikasi polusi air dilakukan dengan berbagai cara, kecuali ….
A. menguji kandungan bahan organik D. mengukur populasi bakteri
B. menguji kecepatan aliran sungai E. mengukur intensitas bau
C. menguji tingkat kekeruhan air
B Jawablah pertanyaan ini dengan jelas dan benar !
1. Apa pengertian limbah !
2. Berdasarkan sumbernya limbah dibedakan menjadi 2, jelaskan !
3. Jelaskan sumber pencemar, efek samping dan cara penanggulangan dari bahan pencemar berikut :
a. Karbon monoksida (CO2) c. Oksida belerang (SO2) b. Karbon dioksida (CO)
4. Jelaskan dampak negatif eutrofikasi terhadap perairan !
5. Jelaskan pengaruh kerusakan lapisan ozon terhadap kesehatan manusia !

Kunci Jawaban Evaluasi Kompetensi Semester Gasal
Bagian A:
1. A 2. C 3. E 4. D 5. A 6. B. 7. B 8. A. 9. B 10. E
11.D 12. A 13. C 14. B 15. E 16. B 17. C 18. A 19. A 20. B
21. A 22. B 23. C 24. E 25. B 26. A 27. B 28. D 29. E 30. B

Bagian B:
1. Apa pengertian limbah !
Jawaban: Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.
2. Berdasarkan sumbernya limbah dibedakan menjadi 2, jelaskan !
Jawaban : Dari manapun limbah berasal dan apapun wujud limbah (padat, cair, gas), jenis limbahnya bisa dikelompokkan menjadi kelompok limbah organik, dan limbah anorganik.
3. Jelaskan sumber pencemar, efek samping dan cara penanggulangan dari bahan pencemar berikut :
a. Karbon monoksida (CO2) c. Oksida belerang (SO2)
b. Karbon dioksida (CO)
Jawaban:
a. Karbon Dioksida (CO2). Gas ini dihasilkan dari aktivitas pembakaran mesin kendaraan bermotor dan industri berbagai barang keperluan masyarakat. Polutan ini dapat menaikkan suhu udara. Sebab CO2 diudara dapat melewati cahaya ultra violet dan cahaya tampak tetapi menahan cahaya infra merah yang seharusnya dipantulkan.
b. Karbon Monoksida (CO). Karbon monoksida adalah gas yang dihasilkan dari i proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan yang mengandung karbon. Reaksi-reaksi yang menghasilkan gas karbon monoksida antara lain:
a). Pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar atau senyawa-senyawa karbon lainnya:
2 C + O2  2 CO
b). Reaksi antara gas karbondioksida dengan carbon yang terjadi pada tanur pembakar.
CO2 + C  2 CO
c). Penguraian gas karbondioksida pada suhu tinggi
2 CO2  2 CO + O2
Efeknya terhadap kesehatan adalah berkurangnya kapasitas darah untuk mengangkut oksigen (O2) ke jaringan-jaringan tubuh. Hal ini disebabkan CO menggeser O2 yang terikat pada haemoglobin (Hb), sehingga dihasilkan karboksihaemoglobin (COHb). Akibatnya fungsi Hb sebagai alat transport oksigen terganggu, sehingga tubuh kekurangan oksigen dan akhirnya dapat menyebabkan kematian. Apabila udara yang mengandung CO lebih dari 100 ppm dihirup selama lebih dari 5 jam, maka akan timbul gejala keracunan CO.
c. Belerang Oksida (SOx). Secara alamiah pencemaran udara oleh sulfur dioksida berasal dari gunung berapi, pembusukan bahan organik oleh mikroba, reduksi sulfat secara biologis. Sumber SO2 buatan adalah dari pembakaran BBM, gas dan terutama dari batubara yang mengandung sulfur tinggi. Adanya dalam SO2 atmosfer menyebabkan iritasi saluran pernapasan dan kenaikan pengeluaran lendir. Dengan konsentrasi 500 ppm (part permilion) SO2 menyebabkan kematian pada manusia.
4. Jelaskan dampak negatif eutrofikasi terhadap perairan !
Jawaban: Ganggang berguna untuk bahan makanan hewan air tertentu. Akan tetapi peningkatan populasi tumbuhan air akan banyak menyedot kandungan oksigen air (oksigen terlarut) selain itu juga menghalangi daya tembus sinar matahari ke dalam air. Akibatnya kehidupan hewan atau organisme autotrof dalam air akan terganggu. Dalam jangka panjang jika kekurangan okisgen terlarut tersebut berlangsung lama, ganggang atau tumbuhan air lainnya juga akan mengalami kematian.
5. Jelaskan pengaruh kerusakan lapisan ozon terhadap kesehatan manusia !
Jawaban: Di atas zona troposphere disebut zona stratosphere, yang ketinggiannya sampai sekitar 50 km, dan temperatur antara -2oC s/d -60oC. Unsur terpenting pada zona ini adalah uap air dan ozone (O3). Ozone melindungi permukaan bumi dari radiasi ultraviolet (UV). Radiasi UV-B yang dapat menembus ozon dapat merusak materi genetik DNA dan merupakan penyebab utama kanker kulit. Selain menimbulkan kanker kulit, juga melemahkan kemampuan tubuh untuk mengatasinya. UV-B juga dapat menyebabkan katarak mata, menurunkan kualitas tanaman seperti tomat, kentang,kubis, dan kedelai. Selain itu radiasi UV-B juga mampu menimbulkan kerusakan sampai 20 m di bawah permukaan air yang jernih, terutama bahaya bagi planton, benih ikan, udang, dan kepiting serta tumbuhan yang memegang peranan penting dalam rantai makanan di laut.

Norma Penilaian:
Bagian A: Jawaban betul nilai = 2; jawaban salah nilai = 0
Bagian B: Jawan betul sempurna nilai =8, jawaban salah nilai =1
Nilai akhir : Skor A + Skor B

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

Surakarta, Juli
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

SEMESTER GENAP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
KODE KOMPETENSI : B 2.4
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah

DURASI PEMBELAJARAN : teori 16 x 45 menit

INDIKATOR : Pemilihan metode penanganan limbah sesuai dengan sifat dan wujud limbahnya dilakukan dengan benar.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan karakteristik limbah dan cara penanganannya dengan baik dan benar.
2. Siswa dapat melakukan pemilihan metode penanganan limbah sesuai dengan sifat dan wujud limbahnya dengan benar.
3. Siswa dapat memberikan solusi cara penanganan limbah di sekitarnya dengan baik dan benar

MATERI PEMBELAJARAN: Cara-Cara Penanganan Limbah

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1-3 (teori 6 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 4, tentang Cara-cara penanganan Limbah subkompetensi:
• Karakteristik Limbah
• Penanganan Limbah
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari Kegiatan 4.1 tentang mencari informasi melalui web/internet tentang daur ulang, misalnya cara menangani limbah sesuai jenisnya (organik, non logam, logam, plastik dll)

KEGIATAN PEMBELAJARAN 4-5 ( teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh mengumpulkan tagihan tugas rumah, mengapresiasi secara singkat.
b. Guru memilih hasil kerja siswa secara acak untuk dipresentasikan ( karya terbaik dan terburuk)
c. Siswa melakukan presentasi dan tanggapan (diskusi)
d. Guru mengapresiasi jalannya diskusi dan kualitas jawaban siswa sambil melakukan penilaian.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa yang terdapat pada Kegiatan 4.2 tentang Melengkapi peta konsep penggolongan /sortasi limbah di TPA.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 6 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh mengumpulkan tagihan tugas rumah, mengapresiasi singkat.
b. Guru memberikan komentar atas konsep pengelolaan limbah oleh siswa secara umum dilanjutkan dengan dialog.
c. siswa mengerjakan soal evaluasi kompetensi 4
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa kegiatan 4.3 Mengapresiasi keadaan limbah dan penanganannya di lingkungan sekitar.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh mengumpulkan tagihan tugas rumah, mengapresiasi secara singkat.
b. Guru memilih hasil kerja siswa terbaik kemudian dijadikan bahan diskusi kelas.
c. Siswa melakukan presentasi dan tanggapan (diskusi).
d. Guru mengapresiasi jalannya diskusi dan kualitas jawaban siswa sambil melakukan penilaian.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempersiapkan presentasi umum tentang sosialisasi pengelolaan sampah sekolah yang ramah lingkungan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menyuruh mengumpulkan tagihan tugas rumah.
b. Guru mengkoordinasikan siswa dan guru kelas lain untuk pelaksanaan studium general (sosialisasi) pengelolaan sampah di sekolah.
c. Guru mendampingi siswa melakukan presentasi dan bersama warga sekolah lain menghadiri sosialisasi pengelolaan sampah/ limbah di sekolah.
3. Penutup
Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA:
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto Dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
KODE KOMPETENSI : B 2.5
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah

DURASI PEMBELAJARAN : teori 4 x 45 menit; praktik 16 x 45 menit

INDIKATOR :
1. Pemilihan metode penanganan limbah sesuai dengan sifat dan wujud limbahnya dilakukan dengan benar.
2. Pembuatan kompos dari limbah padat industri berbahan baku / pasar/ rumah tangga dilakukan dengan baik.
3. Pedaurulangan kertas dilakukan dengan baik.
4. Pembuatan model penanganan limbah berdasarkan hasil studi di Lingkungan Sekitar dilakukan dengan baik.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat melakukan pemilihan metode penanganan limbah sesuai dengan sifat dan wujud limbahnya dengan benar.
2. Siswa dapat melakukan pembuatan kompos dari limbah padat industri berbahan baku / pasar/ rumah tangga dengan baik.
3. Siswa dapat melakukan pendaurulangan kertas dengan baik.
4. Siswa dapat melakukan pembuatan model penanganan limbah berdasarkan hasil studi di Lingkungan Sekitar dengan baik.

MATERI PEMBELAJARAN: Cara-Cara Penanganan Limbah

KEGIATAN PEMBELAJARAN 9-10 ( teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas XI, Kompetensi 3, tentang Cara-Cara Pemanfaatan Limbah, subkompetensi:
• Pemanfaatan Limbah Menjadi Kompos
• Pemanfaatan limbah menjadi bio gas
• Pemanfaatan limbah menjadi kertas daur ulang.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa kegiatan 5.1 tentang Sortasi Kuantitatif jenis limbah organik dan anorganik di Tempat Pembuangan Akhir Sampah

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan tugas siswa.
b. Siswa mengakumulasi/ merekap data kuantitatif jenis limbah yang diperoleh dan mendiskusikan potensi dan cara pemanfaatan limbah organik yang ada.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa secara kelompok untuk mempelajari Kegiatan 5.2 cara pembuatan kompos organik serta penyiapan alat/bahannya.
Catatan : (apabila jenis limbah yang ada berbentuk cair sebaiknya diarahkan ke praktik pembuatan biogas).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 ( praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek tagihan tugas siswa.
b. Siswa secara kelompok mempraktikkan pembuatan pupuk kompos dari limbah organnik yang mereka kumpulkan.
c. Guru membimbing siswa untuk melaksanakan tugasnya.
3. Penutup
a. Guru menegaskan tugas siswa untuk selalu memantau proyek pembuatan kompos sesuai kelompok masing-masing, selama jangka waktu 3-4 minggu.
b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan soal evaluasi kompetensi 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN 14 ( teori 1 x 45 menit, praktik 2x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek kerja siswa dalam memantau proyek kompos, sambil mengumpulkan tagihan tugas evaluasi kompetensi 5
b. Guru mengoreksi jawaban evaluasi kompetensi 5 kemudian mendiskusikan jawaban yang benar atas soal evaluasi kompetensi 5 tersebut
3. Penutup
a. Guru menegaskan tugas siswa untuk selalu memantau proyek pembuatan kompos sesuai kelompok masing-masing.
b. Guru menugaskan siswa untuk mempelajari cara pembuatan kertas daur ulang, dan menyiapkan alat bahan yang dibutuhkan

KEGIATAN PEMBELAJARAN 15 -16 ( teori 1 x 45 menit, praktik 5 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek kerja siswa dalam memantau proyek kompos, sambil mengumpulkan tagihan tugas cara pembuatan kertas daur ulang.
b. Siswa mengontrol proyek komposnya.
c. Siswa menyiapkan pembuatan kertas daur ulang.
d. Guru mendampingi dan membimbing kerja siswa.
e. Siswa dan guru mendiskusikan temuan yang bersifat positif atau negatif selama pelaksanaan praktik pembuatan kertas daur ulang
3. Penutup
a. Guru menegaskan tugas siswa untuk selalu memantau proyek pembuatan kompos sesuai kelompok masing-masing.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 17 ( teori 1 x 45 menit, praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek kerja siswa dalam memantau proyek kompos. Pengecekan ini dianggap pengecekan terakhir atau pemanenan kompos.
b. Siswa dan guru mengapresiasikan hasil akhir / hasil panen proyek komposnya.
c. Siswa dan guru mendiskusikan temuan yang bersifat positif atau negatif selama pelaksanaan praktik pengomposan.
3. Penutup
a. Guru menugaskan siswa untuk melakukan penilaian sikap berkaitan dengan penguasaan materi kompetensi 4 dan 5 (Semester genap).
b. Guru mengingatkan siswa berkaitan dengan pelaksanaan evaluasi kompetensi komprehensif.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses
• Produk

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto Dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK Jayawisata Surakarta
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : XI/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya

DURASI EVALUASI KOMPETENSI : 120 menit

INDIKATOR : Soal evaluasi kompentensi komprehensif dikerjakan dengan baik dan benar.

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI : Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi kompetensi komprehensif dengan skor minimal 75%.

MATERI EVALUASI KOMPETENSI:
1. Cara-Cara Penanganan Limbah
2. Cara-Cara Pemanfaatan Limbah

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI:
1. Pembuka: Apersepsi/ momotivasi siswa
2. Inti:
1. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi komprehensip Semester genap
2. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi komprehensip dengan skor kurang dari 75% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang lebih mampu.
3. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi komprehensip dengan skor minimal 75% diberi tugas kelompok untuk pendalaman materi.
3. Penutup

PENILAIAN :
• Tes tertulis
Instrumen Penilaian

EVALUASI KOMPETENSI SEMESTER GENAP
WAKTU : (90 menit)
A. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan memberi silang pada salah satu huruf di lembar jawab!

1. Proses penguraian bahan organik yang dilakukan oleh mikroorganisme disebut ………
A. asimilasi D. katabolisme
B. biodegradasi E. anabolisme
C. metabolisme
2. Cara mengidentifikasi polusi air dilakukan dengan berbagai cara, kecuali ….
A. menguji kandungan bahan organik D. mengukur populasi bakteri
B. menguji kecepatan aliran sungai E. mengukur intensitas bau
C. menguji tingkat kekeruhan air
3. Kondisi perairan yang alirannya lambat dan banyak polutan yang terurai sehingga perairan menjadi subur disebut ….
A. autotrof D. Kemoautotrof
B. eutrofikasi E. entrofi
C. heterotrofi
4. Berikut ini adalah dampak pencemaran lingkungan perairan kecuali ….
A. peningkatan suhu air D.bertambahnya oksigen dalam air
B. penurunan oksigen terlarut E. kekeruhan air
C. meningkatnya bahan organik
5. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuangan air limbah, kecuali ….
A. tidak boleh mengotori air tanah dan air permukaan
B. tidak boleh terbuka karena merupakan sarang penyakit
C. tidak boleh menyebabkan bau
D. pembuangan harus terbuka agar air cepat menguap
E. tidak boleh menggenang sembarangan
6. Karbon Monoksida (CO) merupakan polutan udara yang dapat menyebabkan ….
A. gangguan respirasi manusia D. Terbentuk hujan asam
B. peningkatan suhu udara E. Batuk berdarah
C. korosi pada logam
7. Penumpukan limbah berbahaya pada organisme akuatik paling tinggi terdapat pada …..
A. rumput laut D. ikan teri
B. udang E. penyu
C. ikan hiu
8. Di danau atau bendungan yang dipakai untuk keramba kadang-kadang mengalami musibah kematian ikan dalam jumlah besar, hal ini disebabkan….
A. adanya penyebaran racun oleh pencuri
B. penurunan julmah air
C. adanya limbah beracun yang memasuki perairan
D. adanya gas beracun hasil biodegradasi sisa pakan
E. penaikan suhu air akibat sinar matahari
9. Peningkatan jumlah sinar ultra violet ke bumi dapat membahayakan kesehatan manusia, yaitu ….
A. kanker kulit D. Mutasi genetik
B. kanker paru-paru E. oedema paru-paru
C. iritasi mata
10. Gas berkut ini yang termasuk pencemar primer pada udara adalah ….
A. SO3 D. CO2
B. NO2 E. CO
C. NH3
11. Berikut ini yang bukan dampak dari kejadian pemanasan global adalah ……
A. pencairan salju di kutub D. Penurunan kadar garam di pesisir
B. perubahan iklim global E. pelepasan karbon dalam tanah
C. perubahan siklus hidup flora dan fauna

12. Jumlah sampah yang dihasilkan ditentukan oleh faktor-faktor di bawah ini, kecuali :
A. standar hidup D. cara pengelolaan sampah
B. musim dan waktu E. pengolahan sampah
C. kebiasaan hidup masyarakat
13. Bahan atau sisa pengelolaan yang tidak mudah membusuk dalam penanganan limbah diistilahkan dengan …………
A. Garbage D. Dead animal
B. Rubbish E. Industrial waste
C. Ashes
14. Pembakaran sampah secara besar-besaran melalui fasilitas pabrik yang khusus dibangun untuk itu, dinamakan ……..
A. Inceneration D. Sanitary landfill
B. Composting E. Dumping
C.Landfill
15. Yang dimaksud dengan “Recycling” adalah :
A. Pembuangan sampah di tempat yang rendah
B. Pembakaran sampah yang dilakukan secara perorangan
C. Pengolahan sampah dengan maksud dipakai kembali menjadi barang siap pakai
D. Pembuangan sampah dengan cara menimbun
E. Pengolahan sampah menjadi pupuk

16. Radiasi ultra violet yang paling berbahaya bagi makhluk hidup ditimbulkan oleh …….
A. UV-A D. UV-D
B. UV B E. UV- E
C. UV-C
17. Indikator yang digunakan untuk evaluasi penentuan derajat pengotoran air limbah secara kimiawi, adalah ………
A. warna dan endapan D. bakteri E. Coli
B. COD dan bakteri E.Coli E. BOD dan COD
C. BOD dan endapan
18.Senyawa perusak ozon yang paling awet keberadaannya di udara adalah …..
A. Halon 1301 D. CFC-13
B. CFC-11 E. CFC-14
C. CFC-12
19. Pengolahan limbah cair dengan cara memasukkan ke dalam tempat menyerupai sumur disebut …
A. pengenceran D. seepage pit
B. septik tank E. riool
C. cesspool
20. Tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengurangi kerusakan lapisan ozon antara lain…..
A. meningkatkan penggunaan parfum model aerosol
B. meningkatkan penggunaan parfum model roll on
C. mengurangi penggunaan parfum model aerosol
D. mengurangi penggunaan parfum model roll on
E. menggunalkan parfum non alkohol
21. Berikut ini yg bukkan termasuk cara penanganan limbah secara sederhana adalah ….
A. pengomposan D. pembakaran
B. penumpukan E. sanitary landfill
C. produksi biogas
22. Berikut ini merupakan salah satu syarat untuk menentukan tempat pengumpulan sampah yaitu…..
A. konstruksinya kuat & tidak bocor D. terdapat pintu masuk dan pintu keluar
B. ukurannya tidak terlalu besar E. mudah dibuka dan ditutup
C. mudah diangkat ole satu orang
23. Berikut ini yg bukan termasuk syarat tempat pembuangan sampah adalah……..
A. lokasi mudah dicapai oleh pejalan kaki
B. lokasi jauh dari sumber air
C. lokasi harus yang bebas banjir
D. lokasi jauh dengan pemukiman
E. lokasi jauh dengan kegiatan perekonomian
24. Yang bukan termasuk cara pengolahan air limbah secara alami adalah ….
A. kolam anaerob D. kolam fakultatif
B. kolam maturasi E. kolam aerob
C. IPAL
25. Yang bukan termasuk tertiary treatment dalam pengolahan limbah cari adalah ….
A. anaerobic digestion D. Penurunan mineral Fe atau Mn
B. filtrasi E. adsorbsi
C. osmosis bolak-balik
26. Jenis mikrobia yang mampu memecah selulosa paling baik adalah…
A. Methano bacillus D. Methano sarcina
B. Trichoderma E. Methano coccus
C. Methano bacterium
27. Berikut ini yang bukan termasuk jenis mikrobia yang mampu menghasilkan biogas adalah …….
A. Methano bacillus D. Methano sarcina
B. Trichoderma E. Methano coccus
C. Methano bacterium

28. Gas yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik adalah…..
A. metanol D. metena
B. etanol E. metana
C. etana
29. Bahan kimia yang digunakan untuk proses pulping agar dihasilkan jenis kertas kraf adalah….
A. Kaustik soda & Sodium sulfat D. Kalsium sulfat & Sodium sulfat
B. Kaustik soda & Amonium sulfit E. Sodium sulfat & Asam sulfat
C. Amonium sulfit & Sodium sulfat
30. Pada proses penanganan limbah gas dengan metode lime slurry scrubbing terjadi reaksi kimia sebagai berikut :
A. CaCO3 + SO2 → CaSO3 + CO2 D. Na2SO3 + H2O + SO2 → 2 NaHSO3
B. Ca(OH)2 + SO2 → CaSO3 + H2O E. NaOH + SO2 → Na2SO3 + H2O
C. Mg(OH)2 + SO2 → MgSO3 + H2O

B. Jawablah pertanyaan dengan singkat dan tepat !
1. Jelaskan pengaruh polusi air terhadap kualitas hidup manusia !
2. Berikan contoh penyakit yang timbul karena bakteri patogen akibat polusi air !
3. Bagaimana proses terjadinya hujan asam, dan pemanasan global ?
4. Bagaimana pengaruh oksigen dalam kehidupan di perairan ?
5. Jelaskan tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam penangan limbah padat !
6. Sebutkan indikator-indikator yang dapat mendeteksi adanya pencemaran oleh air limbah !
7. Apa yang kamu ketahui tentang : Sampah organik dan Sampah anorganik ?
8. Sebutkan cara-cara pemusnahan sampah yang benar !
9. Hal – hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses pengomposan sehingga diperoleh kompos yang baik ?
10. Apa yang dimaksud dengan C/N ratio ? jelaskan pengaruhnya terhadap proses pengomposan !

KUNCI JAWABAN Evaluasi Kompetensi Semester Genap:
Bagian A:
1. B 2. B 3. B 4. D 5. D 6. A 7. C 8. D 9. A 10. E
11. D 12. E 13. B 14. A 15. C 16. C 17. E 18. A 19. E 20. C
21. C 22. D 23. A 24. C 25. A 26. B 27. B 28. E 29. A 30. B
Bagian B:
1. Jelaskan pengaruh polusi air terhadap kualitas hidup manusia !
Jawaban: Bahan-bahan polutan membawa berbagai pengaruh terhadap kesehatan manusia. Air digunakan untuk keperluan hidup sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi dan mencuci. Polutan air dapat mengganggu kehidupan manusia yang mengkonsumsinya. Pencemaran secara biologi, misalnya bakteri patogen dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti : Vibrio cholerae, penyebab kolera; Shigella dysenteriae, penyebab disentri basiler; Salmonella typhosa, penyebab tifus; Salmonella paratyphii, penyebab paratifus, virus polio dan hepatitis.
Penggunaan air yang tidak memenuhi persyaratan dapat menimbulkan terjadinya gangguan kesehatan (waterborne diseases). Gangguan kesehatan dapat berupa penyakit menular maupun (disebabkan mikrobia) penyakit yang tidak menular (disebabkan kontaminasi zat berbahaya/ beracun).
2. Berikan contoh penyakit yang timbul karena bakteri patogen akibat polusi air !
Jawaban:
Beberapa penyakit yang timbul karena bakteri patogen antara lain:
 Bakteri Vibrio cholerae menyebabkan penyakit Cholera
 Bakteri Escherichia coli menyebabkan penyakit Diare/ dysentri
 Bakteri Salmonella typhi menyebabkan penyakit Typus abdominale
 Bakteri Salmonella paratyphi menyebabkan penyakit Parathypus
 Bakteri Shigella dysenteriae menyebabkan penyakit Dysentri
3. Bagaimana proses terjadinya hujan asam, dan pemanasan global ?

Jawaban:
1. Hujan Asam
Atmosfer dapat mengangkut berbagai cat pencemar ratusan kilometer jauhnya, sebelum menjatuhkannya ke permukaan bumi. Dalam perjalanan jauhnya, atmosfer bertindak sebagai reaktor kimia yang kompleks merubah zat pencemar setelah berinteraksi dengan zat lain, uap air, dan energi matahari. Pada kondisi di mana SO2 bereaksi dengan uap air membentuk H2SO4 (asam sulfat) dan NO2 bereaksi dengan air uap air membentuk HNO3(asam nitrat) yang selanjutnya turun ke permukaan bumi bersama air hujan yang dikenal dengan hujan asam. Air hujan dengan pH 5,6 dapat menimbulkan kerusakan berbagai jenis logam.
2. Pemanasan Global
Pemanasan global ini terjadi dengan sangat cepat yang disebabkan peningkatan efek rumah kaca dan gas rumah kaca. Efek rumah kaca ini dapat diterangkan sebagai berikut : Energi sinar matahari yang masuk ke bumi mengalami :
1. Pemantulan oleh awan atau partikel atmosfer lain sebesar 25%.
2. Penyerapan oleh awan sekitar 25%.
3. Penyerapan oleh permukaan bumi sekitar 45%.
4. Pemantulan kembali oleh permukaan bumi 5%.
Energi yang diserap (adsorpsi) dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah leh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas rumah kaca lainnya untuk dikembalikan ke permukaan bumi.
Dalam keadaan normal, efek rumah kaca dibutuhkan. dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak jauh berbeda. Pada waktu malam suhu rata-rata di permukaan bumi yang tidak terkenja sinar maatahari akan sangat rendah bila tidak ada efek rumah kaca ini (SO2, NOx, serta CFC, dan metana).
4. Bagaimana pengaruh oksigen dalam kehidupan di perairan ?
Jawaban: Oksigen dimanapun berada sangat diperlukan bagi organisme aerob. Kekurangan oksigen dalam habitat tertentu juga akan mempengaruhi kelangsungan hidup makhluk hidup di habitat tersebut. Oksigen di perairan juga dibutuhkan untuk kelangsungan proses kimia di perairan tersebut. Jika berkurang ketersediaan oksigen, maka ekosistem yang tadinya aerob menjadi ekosistem anaerob.
5. Jelaskan tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam penangan limbah padat !
Tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam penanganan limbah padat
a. Penyimpanan sampah (refuse storage)
Merupakan tempat sampah sementara sebelum sampah tersebut dikumpulkan untuk kemudian diangkut serta dibuang.
Adapun syarat-syarat tempat sampah yang dianjurkan :
• Konstruksinya kuat dan tidak mudah bocor
• Mudah dibuka, ditutup dan dibersihkan
• Ukurannya tidak terlalu besar, sehingga mudah diangkat oleh satu orang
b. Pengumpulan sampah
Tempat pengumpulan sampah biasanya dikelola oleh pemerintah atau masyarakat secara brtgotong royong.
Syarat-syarat tempat pengumpulan sampah adalah :
• Dibangun diatas tempat yang tinggi permukaannya setinggi kendaraan pengangkut sampah
• Terdapat dua pintu, tempat masuk dan keluarnya sampah
• Terdapat lubang ventilasi, bertutup kawat kasa untuk mencegah masuknya lalat
• Terdapat keran air untuk membersihkan lantai
• Tidak menjadi tempat tinggal lalt dan tikus
c. Pembuangan sampah
Lokasi pembuangan sampah dipilih daerah yang jauh dari pemukiman sehingga tidak mengganggu kesehatan lingkungan. Syarat yang harus dipenuhi untuk membangun tempat pembuangan sampah adalah :
a. Lokasi tidak dekat dengan sumber air yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari
b. Lokasi bebas banjir
c. Lokasi jauh dari kota atau pusat kegiatan perekonomian

6. Sebutkan indikator-indikator yang dapat mendeteksi adanya pencemaran oleh air limbah !
Jawaban : Indikator untuk mendeteksi pencemaran oleh air limbah
a. Indikator biologis
b. Indikator fisik
c. Indikator biologis, yang terdiri atas :
• BOD (Biochemical Oxygen Demand)
• COD (Chemical Oxygen Demand)
• DO (Dissolved Oxygen)
7. Apa yang kamu ketahui tentang : Sampah organik dan Sampah anorganik ?
Jawaban: Sampah organik adalah sampah yang terdiri dari atau mengandung bahan organik yaitu bahan yang berasal dari makhluk hidup. Sampah anorganik adalah sampah yang terdiri atau mengandung bahan anorganik yaitu bukan berasal dari makhluk hidup misalnya bahan sintetis.
8. Sebutkan cara-cara pemusnahan sampah yang benar !
Jawaban: pemusnahan sampah yang benar disesuaikan dari jenis, bentuk/wujud dan karakter sampah itu sendiri. Intinya adalah mengeliminasi potensi bahaya sampah itu terhadap lingkungan atau komponen lingkungan (ekosistem). Secara garis besar pemusnahan sampah meliputi proses penanganan dan atau pemanfaatan sampah.
9. Hal – hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses pengomposan sehingga diperoleh kompos yang baik ?
Jawaban: Proses pengomposan dapat dipercepat dengan memacu pertumbuhan mikrobia yang terlibat didalamnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengomposan sehingga diperoleh kompos yang baik :
1. Rasio kandungan Karbon dan Nitrogen pada limbah (C/N ratio).
Proses pengomposan memerlukan nitrogen yang cukup, karena mikrobia yang aktif melakukan perombakan senyawa organik memerlukan sejumlah nitrogen untuk pertumbuhannya. Untuk itu limbah yang terlalu tinggi kandungan karbonnya perlu penambahan Nitrogen yang dapat berupa kotoran hewan, urea dan lainnya. Penambahan senyawa sumber N ini mempengaruhi rasio C/N suatu substrat. Rasio C/N menentukan keberhasilan proses pengomposan. Rasio C/N yang ideal dapat diatur sekitar 20 – 30. Apabila rasio C/N terlalu tinggi dalam substrat, mikrobia perombak dapat menggunakan N yang berasal dari tanah.
2. Kelembaban limbah
Kadar air yang paling cocok untuk proses pengomposan ialah sekitar 48 – 55%. Limbah yang terlalu kering menyebabkan proses degradasi berlangsung lama.
3. Suhu
Suhu yang sesuai untuk perombakan limbah dalam proses pengomposan sekitar 37 – 59°C.
4. Aerasi
Aerasi mempengaruhi pertumbuhan mikrobia. Kalau keadaannya kurang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan bakteri perombak.
5. Ph
Keperluan Ph ini sangat tergantung pada mikrobia perombaknya. Pada umumnya perombakan bahan organik berlangsung baik sekitar 7,5 – 8,5. Selama proses pengomposan akan terjadi perubahan Ph yang menunjukkan aktivitas mikrobia.
6. Jumlah mikrobia perombak
Jumlah mikrobia yang tinggi pada awal proses dapat mempercepat perombakan bahan bahan organik limbah. Hal ini disebabkan karena fase adaptasi pertumbuhan mikrobia terhadap substrat limbah menjadi lebih pendek. Untuk itu biasanya pada proses pengomposan diperlukan benih perombak (starter) yang dapat berupa kotoran hewan atau lumpur kotoran hasil perombakan limbah secara aerobik. Penambahan bahan tersebut berarti juga untuk mengatur rasio C/N dan kadar air. Jumlah benih yang optimum dapat ditambahkan sekitar 50 – 75% untuk menghasilkan kompos yang baik.
10. Apa yang dimaksud dengan C/N ratio ? jelaskan pengaruhnya terhadap proses pengomposan !
Jawaban: C/N ratio adalah perbandingan kandungan unsur karbon dengan unsur nitrogen yang terdapat pada sampah. Kedua unsur ini digunakan untuk indikator ketersediaan bahan makanan mikrobia yang akan terlibat pada fermentasi atau proses pengomposan. C mewakili jumlah bahan makanan dari jenis karbohidrat dan N adalah mewakili jumlah makanan dari jenis protein yang digunakan untuk proses yang ada. Untuk jenis mikrobia tertentu memiliki nilai C/N tertentu pula. Kecukupan bahan makanan mikrobia yang dilihat dari nilai C/N ratio merupakan salah satu faktor penting dalam proses keberhasilan pengomposan.

Norma Penilaian:
Bagian A: Jawaban betul nilai = 2; jawaban salah nilai = 0
Bagian B: Jawan betul sempurna nilai =4, jawaban salah nilai =1
Nilai akhir : Skor A + Skor B

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas XI, Purwo Sutanto Dkk., Klaten : Saka Mitra Kompetensi.

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Lingkungan Sekitar

Surakarta, Januari
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

sumber: http://ipasmk.blogspot.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

DURASI PEMBELAJARAN : Teori 3 X 45 Menit.

INDIKATOR : Langkah-langkah metode ilmiah dijelaskan dan masing-masing diberikan contohnya.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat membedakan pengertian Pengetahuan dengan Ilmu Pengetahuan.
2. Siswa dapat menjelaskan langkah-langkah metode ilmiah dan memberikan contoh masing-masing.
3. Siswa dapat menjelaskan pengertian penelitian ilmiah.

MATERI PEMBELAJARAN: Metode ilmiah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru menerangkan materi Semester gasal, alokasi waktu, serta model pembelajaran serta penilaian yang akan dilalui.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X, Kompetensi 1, Subkompetensi 1.1, tentang Metode Ilmiah, Sub subkompetensi:
• Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan.
• Pengetian Metode Ilmiah.
• Penelitian Ilmiah
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
c. Guru membentuk kelompok kerja siswa untuk mengerjakan tugas Buku IPA SMK Kelas X, Subkompetensi 1.1 (Kegiatan 1.1.1 Inventarisasi hal yang dianggap sebagai masalah).
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. guru menugaskan siswa untuk menyelesaikan kegiatan 1.1.1(inventarisasi hal yang dianggap sebagai masalah secara individu) sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 (teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru melakukan refresing atas materi pertemuan sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa pada kegiatan 1.1.1
b. Siswa mengerjakan Evaluasi Subkompetensi 1.1.
c. Guru dan siswa membahas pertanyaan-jawaban evaluasi subkompetensi 1.1.
3. Penutup
a. Siswa dan guru membuat kesimpulan atas materi subkompetensi 1.1.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempelajari di rumah materi pertemuan berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

DURASI PEMBELAJARAN : Teori : 8 X 45 Menit, Praktik : 2 X 45 Menit

INDIKATOR : Langkah-langkah metode ilmiah dipraktikkan untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan langkah-langkah metode ilmiah untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.
2. Siswa dapat mempratikkan langkah-langkah metode ilmiah untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.
3. Siswa dapat menginventarisir masalah untuk diangkat menjadi bahan kajian.
4. Siswa dapat menjelaskan tentang skala dan instrumen pengukuran.

MATERI PEMBELAJARAN: Langkah-langkah Penelitian Ilmiah

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.2:
• Jenis-jenis Penelitian.
• Menetapkan masalah dan mengkaji teori
• Merumuskan hipotesis
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 1.2.1 (Penetapan dan perumusan masalah kelompok dari masalah individu).

KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas kegiatan 1.2.1
b. Siswa mendiskusikan perumusan masalah yang akan diangkat menjadi masalah penelitian.
c. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.2:
• Mengidentifikasi variabel
• Merumuskan definisi operasional variabel.
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari Buku IPA SMK Kelas X, Subkompetensi 1. 2, Jelajah pustaka tantang Rangkuman teknik sampling dan analisis data penelitian.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 5 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek tagihan dan mengapresiasi hasil kegiatan rumah atas jelajah pustaka subkompetensi 1.2
b. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.2:
• Menetapkan desian penelitian.
• Menetapkan skala pengukuran.
• Menetapkan jumlah populasi dan jumlah sampel.
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 1.2.1 (mencari data kuantitatif tentang unggas yang ada disekitar tempat tinggalnya) .

KEGIATAN PEMBELAJARAN 6 (praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengecek tagihan dan mengapresiasi hasil kegiatan rumah atas kegiatan 1.2.1 subkompetensi 1.2
b. Siswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil kegiatan 1.2.1 subkompetensi 1. 2.
c. Guru mengamati sekaligus menilai jalannya diskusi siswa.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1. 2:
• Menetapkan instrumen pengukur data.
• Mengumpulkan data.
• Menganalisis data.
b. Siswa mengerjakan soal evaluasi subkompetensi 1.2.
c. Guru bersama siswa membahas hasil pengerjaan soal evaluasi subkompetensi 1.2.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru menugaskan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)
http://ipasmk.blogspot.com

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

DURASI PEMBELAJARAN : Teori : 3 X 45 Menit, Praktik : 6 X 45 Menit

INDIKATOR : Langkah-langkah metode ilmiah dipraktikkan untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat mempratikkan langkah-langkah metode ilmiah untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.
2. Siswa dapat melakukan observasi kecil di sekitar tempat tinggalnya.
3.Siswa dapat menetapkan masalah yang telah diinventarisirnya dan mengkaji teorinya, untuk diangkat menjadi bahan kajian.

MATERI PEMBELAJARAN: Variasi Perumusan dan Pengujian Hipotesis

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.3:
• Variasi perumusan hipotesis
• Menguji hipotesis
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 1.3.1 tentang membuat rumusan hipotesis atas masalah kelompok yang telah disepakati.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 9 (praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan dilanjutkan apresiasi hasil kerja siswa.
b. Guru dan siswa melakukan diskusi atas hasil kerja siswa.
c. Guru mengamati sekaligus menilai jalannya diskusi siswa.
3. Penutup
a.Guru bersama siswa menyimpulkan hasil belajar hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan soal evaluasi subkompetensi 1.3 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 10 (teori 1 x 45 menit, praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan dilanjutkan mengoreksi kerja siswa.
b. Siswa membuat rumusan hipotesis penelitian kelompoknya.
c. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 1.3.
3. Penutup
Guru menugaskan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)
http://ipasmk.blogspot.com

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

DURASI PEMBELAJARAN : Teori : 4 X 45 Menit. Praktik 14 x 45 menit

INDIKATOR : Langkah-langkah metode ilmiah dipraktikkan untuk menyelesaikan masalah aktual yang dekat dengan siswa.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan perbedaan tentang penelitian deskriptif dan penelitian eksperimental.
2. Siswa dapat menyusun desain penelitian yang sesuai dengan masalah dan hipotesa yang telah disusun.
3. Siswa dapat menjelaskan cara-cara pengumpulan data, pengambilan sampel, dan pengolahan data.

MATERI PEMBELAJARAN: Rancangan Penelitian, Pengumpulan dan Pengolahan Data

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.4:
• Penelitian Deskriptif
• Penelitian eksperimental
• Pengambilan sampel
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 1.4.1 (tentang membuat desain penelitian atas masalah yang telah disepakati) sekaligus jelajah pustaka subkompetensi 1.4 tentang teknik pembuatan kuesioner dan teknil pengambilan sampel penelitian sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 (praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas rumah tentang desain penelitian yang mereka pilih.
b. Siswa melakukan mempresentasikan hasil pemilihan rancangan penelitiannya dalam diskusi kelompok.
b. Guru mengamati sekaligus menilai jalannya diskusi siswa.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 13 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1. 4:
• Pengumpulan data
• Pengolahan data
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 1.4.2 dan 1.4.3 pada subkompetensi 4 tentang pengumpulan data dan pengolahan data sesuai rancangan penelitian yang telah ditetapkan sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 14-18 (praktik 10 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas rumah tentang teknik pengumpulan dan pengolahan data yang mereka pilih.
b. Siswa melakukan mempresentasikan hasil pemilihan teknik dan instrumen pengumpulan data yang mereka pilih dalam diskusi kelompok.
b. Guru mengamati sekaligus menilai jalannya diskusi siswa.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan evaluasi subkompetensi 1.4 sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 19 (praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan dilanjutkan mengoreksi kerja siswa.
b. Siswa melengkapi informasi, baik dengan melakukan pengamatan yang lebih cermat sesuai dengan masalah yang dirumuskan, atau studi pustaka di perpustakaan/internet; informasi itu selanjutnya digunakan untuk membuat pembuktian hipotesa sampai menguatkan kesimpulan yang dihasilkannya.
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
d. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 1.4.
3. Penutup
Guru menugaskan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)
http://ipasmk.blogspot.com

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.1
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

DURASI PEMBELAJARAN : praktik 6 x 45 menit

INDIKATOR : Laporan penelitian ditulis, dikomunikasikan dan hasilnya dipertahankan dengan argumentasi yang sesuai.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menulis/ mengkomunikasikan hasil penelitian dengan baik dan benar.
2. Siswa mempertahankan laporan penelitian dan hasilnya dengan argumentasi yang sesuai.

MATERI PEMBELAJARAN: Penulisan Laporan Penelitian

KEGIATAN PEMBELAJARAN 20 (praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 1.5:
• Penulisan Laporan Ilmiah
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa. c. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 8 sekaligus jelajah web subkompetensi 5 sebagai tugas rumah
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan evaluasi subkomptensi 1.5

KEGIATAN PEMBELAJARAN 21 (praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tugas rumah evaluasi subkompetensi 1.5, kemudian mengoreksi.
b. Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 1.5
c. Guru menjelaskan mekanisme dan penilaian diskusi kelas atas laporan hasil penelitian kelompok.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. Guru memerintahkan siswa untuk melakukan persiapan diskusi kelas pada pertemuan berikutnya.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 22-23 (praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tugas rumah evaluasi subkompetensi 1.5, kemudian mengoreksi.
b. Siswa mempresentasikan hasil penelitian ilmiahnya dalam bentuk diskusi kelas per kelompok.
c. Guru mengamati jalannya diskusi sambil melakukan penilaian.
d. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 1.
3. Penutup
Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.

PENILAIAN :
• Penugasan
• Pengamatan proses
• Produk

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)
http://ipasmk.blogspot.com

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/I
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
ALOKASI WAKTU : 120 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

INDIKATOR : Soal evaluasi Subkompetensi komprehensif dikerjakan dengan baik dan benar.

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI : Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi Subkompetensi komprehensif dengan skor minimal 70%.

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI :
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa.
2. Inti :
a. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi 1 komprehensip Semester gasal
b. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi 1 komprehensip dengan skor kurang dari 70% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang lebih mampu.
3. Penutup
Guru mengingatkan siswa akan ketentuan ketuntasan minimum Semester gasal, agar siswa instrospeksi diri akan nilai yang diperolehnya setelah pelaporan hasil belajar siswa nanti.

PENILAIAN :
• Tes tertulis evaluasi kompetensi semester gasal.

SUMBER BELAJAR UTAMA :
• Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDUKUNG :
• Panduan Penelitian, Drs.B Sandjaja, MSPH dan A. Heriyanto, M.Hum, 2006,Jakarta Prestasi Pustaka.
• Iqbal Hasan. M, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Jakarta: Ghalia Indonesia.
http://www.progriptek.ristek.go.id (Sumber Ide tentang penelitian)
http://ipasmk.blogspot.com
Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

SEMESTER GENAP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

DURASI PEMBELAJARAN : Teori : 13 X 45 menit.

INDIKATOR : Gejala alam yang terjadi dilingkungan sekitar diidentifikasi dengan benar (contoh peristiwa siang-malam, pelangi, tsunami, gempa dan bencana, dll).

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan tentang pengertian tata koordinat bumi.
2. Siswa dapat menentukan posisi suatu tempat berdasarkan data tata koordinat bumi.

MATERI PEMBELAJARAN : Rotasi bumi dan Revolusi Bumi

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1-2 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa. Guru menerangkan materi Semester genap, alokasi waktu, serta model pembelajaran serta penilaian yang akan dilalui.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X, Kompetensi 2, Subkompetensi 2.1. sub subkompetensi:
• Tata koordinat bumi
o Konversi satuan derajat bujur/lintang ke satuan jarak suatu tempat di bumi
• Rotasi Bumi dan akibatnya
o Peredaran semu harian.
o Peristiwa pergantian siang-malam.
o Perbedaan waktu
o Pembelokan arah angin
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa, dengan alat bantu globe dan peta dunia (gambar 2.2 dan 2.3).
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
b. guru menugaskan siswa untuk menyelesaikan kegiatan 1 tentang penerapan konsep posisi di atas bumi dan perbedaan waktu sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3-4 (teori 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas kegiatan 2.1.1
b. Guru menjelaskan kesulitan siswa dalam mengerjakan kegiatan 2.1.1
c. Siswa mempelajari sub subkompetensi Revolusi bumi dan akibatnya.
• Peredaran semu tahuan matahari.
• Perubahan panjang siang-malam.
• Pergantian musim
• Tarikh matahari.
d. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan alat bantu globe dan planetarium.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk menelusuri salah satu web pada jelajah web yang bertema pasang-surut air laut.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 5 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas jelajah web.
b. Siswa mempelajari sub subkompetensi Aktivitas bulan dan pengaruhnya terhadap keadaan Bumi.
• Tarikh bulan
• Pasang surut air laut.
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan alat bantu globe dan planetarium.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa tentang kegiatan 2.1.3 (diskusi kelompok tentang fenomena pasang dan surut air laut)

KEGIATAN PEMBELAJARAN 6 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas kegiatan 2.1.3
b. Siswa mempresentasikan hasil diskusi secara kelompok.
c. Guru mengamati dan menilai jalannya diskusi.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa tentang soal evaluasi subkompetensi 2.1

KEGIATAN PEMBELAJARAN 7 (teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas soal evaluasi subkompetensi 1.
b. Guru membahas jawaban soal evaluasi subkompetensi 2.1
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN
1. Penugasan
2. Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
1. Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
1. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Moh. Ma’mur Tanudidjaja, 1995, Jakarta Depdikbud.
2. http://ipasmk.blogspot.com
4. http://www.bmg.go.id
5. http://www.terranet.or.id/tulisandetil.php?id=1250
6. http://www. nationalgeographic.com

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

DURASI PEMBELAJARAN : teori 7 x 45 menit.

INDIKATOR: Gejala alam yang terjadi dilingkungan sekitar diidentifikasi dengan benar (contoh peristiwa siang-malam, pelangi, tsunami, gempa dan bencana, dll).

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan tentang lapisan-lapisan bumi dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan gejala tektonisme dan vulkanisme dengan benar.
3. Siswa dapat menunjukkan garis lempeng yang melingkupi negara Indonesia dengan benar.
4. Siswa dapat menjelaskan akibat dari gejala tektonisme, vulkanisme dan tenaga eksogen.
5. Siswa dapat menjelaskan tentang perubahan cuaca.

MATERI PEMBELAJARAN : Gejala-gejala Alam

KEGIATAN PEMBELAJARAN 8 ( teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X kompetensi 2, Subkompetensi 2.2 sub subkompetensi:
• Struktur lapisan bumi
o Lempeng permukaan bumi
• Gerak lapisan bumi
o Tektonisme
o Lembah retak
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan bantuan alat peraga gambar 2.15 dan 2.16, 2.17 yang diperbesar.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b.Guru memberi tugas rumah kepada siswa dari kegiatan 2.2.1 tentang pembacaan peta atau globe lokasi atau dampak gejala alam seperti tanggul samudra, palung dan lempeng.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 9 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengevaluasi dan mengapresiasi hasil kerja siswa atas kegiatan 2.2.1
b. Beberapa siswa relawan mempresentasikan hasil kerja atas kegiatan 2.2.1
c.. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X kompetensi 2, Subkompetensi 2.2 sub subkompetensi::
• Gerak lapisan bumi
o Sesar.
• Vulkanisme
o Bentuk gunung api
o Gejala pasca vulkanik
o Geyser dan mata air panas.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan bantuan alat peraga gambar 2.18, 2.19, 2.23, 2.24 yang diperbesar.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa tentang kegiatan 4 sebagai prasyarat mengikuti tes evaluasi kompetensi 2.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 10 (teori 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X kompetensi 2, Subkompetensi 2.2 sub subkompetensi::
• Tenaga Eksogen dan Cuaca
• Angin
• Alat pencatat cuaca
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mengerjakan evaluasi subkompetensi 2.2

KEGIATAN PEMBELAJARAN 11 (teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sambil mengulas menyegarkan kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru menagih tugas siswa.
b. Guru bersama siswa membahas hasil pengerjaan soal evaluasi subkompetensi 2.2.
3. Penutup
a. Guru dan siswa merumuskan kesimpulan materi pertemuan hari ini.
b. Guru memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN
1. Penugasan
2. Pengamatan proses
3. Produk

SUMBER BELAJAR UTAMA :
1. Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
1. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Moh. Ma’mur Tanudidjaja, 1995, Jakarta Depdikbud.
2. Pengantar Ilmu Kebumian, Agung Mulyo, 2004, Bandung: Pustaka Setia.
3. http://ipasmk.blogspot.com
4. http://www.asiatsunamivideos.com
5. http://www.bmg.go.id

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

DURASI PEMBELAJARAN : teori 6 x 45 menit; praktik 4 x 45 menit

INDIKATOR :
1.Faktor-faktor terjadinya bencana alam dijelaskan dengan benar.
2. Pengetahuan tentang antisipasi akibat dari bencana alam diidentifikasi dengan benar.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan macam-macam penyebab terjadinya gempa bumi dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan tanda-tanda sebelum dan pada saat terjadinya bencana alam dengan benar.
3. Siswa dapat menjelaskan gejala yang terjadi sesuai dengan skala gempa, terhadap informasi gempa yang tidak dialaminya.
4. Siswa dapat menjelaskan tindakan antisipasi gempa dan penanganan kurban pasca gempa dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN : Gempa Bumi dan Antisipasi Gempa

KEGIATAN PEMBELAJARAN 12 (1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 2.3 sub-subkompetensi:
• Penyebab terjadinya gempa
• Tanda-tanda alam sebelum gempa bumi
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan menggunakan alat bantu gambar 2.18 yang diperbesar.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini
b. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 2.3.1 subkompetensi 2.3 tentang karakter gempa pulau-pulau Indonesia berdasat peta tektonik Indonesia.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 13 (1 x 45 menit, praktik 2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru mengumpulkan tagihan hasil kerja kegiatan 2.3.1 no.1, dilanjutkan apresiasi hasil kerja siswa.
b. Beberapa siswa ditunjuk untuk mendemonstrasikan hasil kerja kegiatan 2.3.1 no. 2.
c. Guru mengamati sekaligus mengapresiasi jalannya demonstrasi siswa.
3. Penutup
a.Guru bersama siswa menyimpulkan hasil belajar hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempelajari materi berikutnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN 14 (2 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X Subkompetensi 2.3 sub subkompetensi:
• Proses perambatan gelombang gempa bumi.
• Alat pencatat gempa.
• Skala gempa
• Akibat gempa
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan menggunakan alat bantu gambar 2.30 yang diperbesar.
3. Penutup
a.Guru bersama siswa menyimpulkan hasil belajar hari ini.
b.Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan kegiatan 2.3.2 no.1 dan 2. dan mengerjakan evaluasi subkompetensi 2.3 tentang kliping dan ulasan kejadian alam/gempa bumi dan aktifitas gunung berapi.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 15 (1 x 45 menit, 2 x 45 praktik)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. guru menagih tugas kegiatan 2.3.2 dan evaluasi kompetensi sekaligus mengoreksi hasil kerja siswa.
b. Siswa mempelajari sub komptensi 2.3 sub subkompetensi:
• Apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa
c. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa.
d. siswa mendiskusikan problem solving pada subkompetensi 2.3 tentang cara penanganan korban gempa (simulasi).
e. Guru mengamati dan menilai jalannya diskusi
3. Penutup
a.Guru bersama siswa membahas jawaban evaluasi subkompetensi 2.3.
b.Guru menugaskan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.

PENILAIAN
1. Penugasan
2. Pengamatan proses

SUMBER BELAJAR UTAMA :
1. Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
1. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Moh. Ma’mur Tanudidjaja, 1995, Jakarta Depdikbud.
2. Pengantar Ilmu Kebumian, Agung Mulyo, 2004, Bandung: Pustaka Setia.
3. http://ipasmk.blogspot.com
4. http://www.asiatsunamivideos.com
5. http://www.bmg.go.id

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
KODE KOMPETENSI : A.2
ALOKASI WAKTU : 36 X 45 MENIT

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

DURASI PEMBELAJARAN : teori 4 x 45 menit; praktik 4 x 45 menit

INDIKATOR
1. Faktor-faktor terjadinya bencana alam (tsunami ) dijelaskan dengan benar.
2. Pengetahuan tentang antisipasi akibat dari bencana alam diidentifikasi dengan benar.

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Siswa dapat menjelaskan macam-macam penyeSubkompetensi terjadinya tsunami dengan benar.
2. Siswa dapat menjelaskan tanda-tanda sebelum dan pada saat terjadinya tsunami dengan benar.
4. Siswa dapat menjelaskan tindakan antisipasi dan penanganan kurban pasca tsunami dengan benar.

MATERI PEMBELAJARAN : Tsunami

KEGIATAN PEMBELAJARAN 16 ( teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X kompetensi 2 Subkompetensi 2.4 sub subkompetensi:
• Penyebab terjadinya tsunami
• Proses tsunami
• Peta tsunami Indonesia
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan menggunakan alat bantu vidio kejadian tsunami dan gambar peta 2.33 dan 2.41.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
c. Guru memerintahkan siswa untuk mengerjakan kegiatan 2.4.1 subkompetensi 4 tentang kejadian tsunami dan dampaknya sebagai tugas rumah.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 17 ( teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa mempelajari Buku IPA SMK Kelas X kompetensi 2 Subkompetensi 2.4 sub subkompetensi:
• Sistem peringatan dini
• Kesiapan dan panduan menghadapi tsunami.
b. Guru membantu siswa menjelaskan hal-hal yang menjadi kesulitan siswa dengan menggunakan alat bantu vidio kejadian tsunami dan gambar peta 2.33 dan 2.41.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 18 ( praktik 4 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Siswa melakukan diskusi hasil kegiatan 2.4.1
b.Guru memperhatikan dan menilai penampilan diskusi kelompok .
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 19( teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
a. Guru membahas jawaban evaluasi subkompetensi 2.4.
b. Siswa melakukan evaluasi diri terhadap penguasaan materi kompetensi 2.
c. Siswa mengerjakan soal latihan ulangan kelas.
3. Penutup
a. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 20 ( teori 1 x 45 menit)
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa sekaligus penyegaran kembali materi sebelumnya.
2. Inti :
Guru dan siswa melakukan pembahasan jawaban latihan ulangan kenaikan kelas sekaligus ulasan materi yang dirasa siswa masih belum dikuasai secara baik/ jelas untuk persiapan evaluasi kompetensi 2 .
3. Penutup
Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran hari ini.

PENILAIAN
1. Penugasan
2. Pengamatan proses
3. Produk

SUMBER BELAJAR UTAMA :
1. Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
1. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Moh. Ma’mur Tanudidjaja, 1995, Jakarta Depdikbud.
2. Pengantar Ilmu Kebumian, Agung Mulyo, 2004, Bandung: Pustaka Setia.
3. http://ipasmk.blogspot.com
4. http://www.asiatsunamivideos.com
5. http://www.bmg.go.id

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH : SMK JAYAWISATA SURAKARTA
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS/SEMESTER : X/II
STANDAR KOMPETENSI : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan

KOMPETENSI DASAR : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik

DURASI EVALUASI KOMPETENSI: 120 menit

INDIKATOR EVALUASI KOMPETENSI : Soal evaluasi kompetensi komprehensip dikerjakan dengan baik dan benar .

TUJUAN EVALUASI KOMPETENSI:
Siswa dapat mengerjakan soal evaluasi kompetensi komprehensip dengan skor minimal 70%.

MATERI EVALUASI KOMPETENSI:
1. Rotasi bumi dan Revolusi Bumi
2. Gejala-gejala Alam
3. Gempa bumi dan Antisipasi Gempa
4. Tsunami

KEGIATAN EVALUASI KOMPETENSI:
1. Pembuka: Apersepsi/ memotivasi siswa.
2. Inti :
a. Siswa mengikuti evaluasi kompetensi 2 komprehensip Semester genap
b. Siswa yang sudah mengikuti evaluasi kompetensi 2 komprehensip dengan skor kurang dari 70% diberi tugas untuk mempelajari materi sambil dibantu guru atau siswa yang lebih mampu.
3. Penutup
Guru mengingatkan siswa akan ketentuan ketuntasan minimum Semester genap, agar siswa instrospeksi diri akan nilai yang diperolehnya setelah pelaporan hasil belajar siswa nanti.

PENILAIAN
1. Tes tertulis

SUMBER BELAJAR UTAMA :
1. Buku IPA SMK Kelas X, Purwo Sutanto Dkk. 2007. Klaten: Saka Mitra Kompetensi

SUMBER BELAJAR PENDAMPING:
1. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Moh. Ma’mur Tanudidjaja, 1995, Jakarta Depdikbud.
2. http://ipasmk.blogspot.com
3. http://www.asiatsunamivideos.com
4. http://www.bmg.go.id

Surakarta, Juli 2007
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

(Suprapti, S.Pd) (Ir. Purwo Sutanto)
Diposkan oleh Pak Pur Bloggers di Jumat, April 11, 2008

sumber: http://ipasmk.blogspot.com

Yang membutuhkan RPP PENJASKES SMK Kelas X, XI, XII silakan download link di bawah ini.

Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X KELAS X
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X Semester IKELAS XA
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X Semester I KELAS XA
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X Semester II KELAS XB
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X KELAS XI
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X Semester I KELAS XIA
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas XII Kelas XII
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas XII Semester II KELAS XIIB
Download Contoh RPP PENJASKES SMK Kelas X Semester I KELAS XIIA

Berikut ini Link Download RPP Kewirausahaan SMK/MAK Untuk Kelas X, XI, dan XII:

Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas X Ganjil KLIK DI SINI
Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas X Genap KLIK DI SINI
Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas XI Ganjil KLIK DI SINI
Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas XI Genap KLIK DI SINI
Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas XII Ganjil KLIK DI SINI
Download Contoh RPP Kewirausahaan SMK Kelas XII Genap KLIK DI SINI

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.