Hakikat Kinerja Guru

Kinerja guru merupakan suatu hasil yang dicapai oleh seorang guru melalui pekerjaannya atau dengan kata lain kinerja guru adalah prestasi kerja dari seorang guru. Djojonegoro (1996:13) berpendapat jika kinerja guru tidak menjadi perhatian kita bersama, jangan pernah kita berharap akan terjadi perubahan dalam praktek pendidikan kita di tanah air karena saya sangat percaya bahwa guru menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan kita.
Untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja guru diperlukan manajemen kinerja guru. Mengenai hal ini, Sianipar (1999:12) menyatakan bahwa manajemen kinerja adalah proses pemahaman apa yang harus dicapai dengan menyatakan tujuan organisasi dengan tujuan individu, dan bagaimana cara mengatur aktivitas dan sumber daya yang tepat agar tujuan atau kinerja yang diinginkan dapat tercapai. Sementara itu Hadiwiranata (1999: 8) menyatakan bahwa manajemen kinerja guru dapat ditingkatkan paling tidak melalui lima aktivitas utama. Pertama, setiap guru harus mendapat porsi waktu yang memadai dalam perencanaan mengajar. Kedua, persiapan guru untuk mengajar harus benar-benar dikontrol agar benar-benar memiliki kesiapan untuk tampil di kelas. Ketiga, Kepala Sekolah harus melakukan supervisi secara teratur untuk mamahami apa yang terjadi dan memberikan pembinaan yang dipandang perlu untuk meningkatkan kemampuan guru mengajar di kelas. Keempat, Kepala Sekolah harus selalu meningkatkan pengawasan untuk mendorong guru-guru agar terbiasa bekerja dalam disiplin yang tinggi, hadir di sekolah dan di kelas tepat waktu, dan terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat inovatif untuk mengembangkan mutu proses belajar mengajar dikelas. Kelima, Kepala Sekolah tidak segan-segan untuk memberikan hukuman bagi guru yang kurang disiplin atau melalaikan tugasnya, sebaliknya memberikan penghargaan atau pujian untuk lebih mendorong dan memotivasi guru yang bersangkutan agar berbuat lebih baik lagi. Hampir senada dengan itu, Sianipar (1999:12) mengemukakan empat aktivitas utama manajemen kinerja yang harus dilakukan secara terpadu, yakni: 1) perencanaan kinerja, 2) pengelolaan kinerja, 3) peninjauan kinerja 4) penghargaan atas kinerja.
Meskipun apa yang dikemukakan oleh Sianipar tentang aktivitas manajemen kinerja agak bersifat umum, tetapi intinya sebenarnya sama seperti apa yang dikatakan Hadiwiranata, karena meliputi empat kegiatan umum manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, termasuk mengge-rakan orang untuk mencapai tujuan, dan mengawasi atau mengendalikan agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai.
Dari kedua pendapat di atas, tampak bahwa manajemen kinerja sangat diperlukan untuk mencapai wujud kinerja guru yang diharapkan karena pada hakekatnya, guru adalah pemimpin di kelas yang membantu kepala sekolah untuk menjalankan fungsi administrasi pendidikan di sekolahnya.
Manajemen kinerja guru akan semakin penting untuk dipermasalahkan manakala secara realistis harus menerima kenyataan bahwa peran sentral guru sangat menentukan dan mutlak diperlukan karena kehadirannya dalam proses pendidikan tidak dapat diwakilkan atau diganti dengan dan oleh media apapun juga, termasuk kemajuan teknologi dan metode yang mutakhir sekalipun. Kehadiran guru diperlukan oleh semua lapisan masyarakat, tetapi penuh tantangan dan resiko, serta bergumul ditengah-tengah masyarakat yang dinamis dan berkembang secara cepat. Seperti dikatakan juga oleh Ki Supriyoko (1997:7): “guru hadir dalam fungsi dan peran yang paling mutakhir sebagai pengajar, pendidik, pembimbing, pelatih, transformator budaya, sebagai model yang harus memberi suri tauladan, dan sebagai motivator dan inovator pembangunan bangsa”.
Mencermati peran sentral guru yang demikian besar dan berat, diperlukan suatu proses manajemen yang benar-benar handal yang dapat membantu guru menjadi lebih berdaya guna. Disinilah antara lain letak pentingnya pembinaan bagi guru oleh seorang kepala sekolah yang mampu dan memiliki kapasitas sebagai manajer.

Ditulis oleh:
M. Asrori Ardiansyah, M.Pd
http://kabar-pendidikan.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: